August 21, 2016

[Review Sidonia no Kishi] : Kisah Pertempuran Terakhir Manusia Vs Alien

Gawat!!! di tahun 2014, Polygon Pictures berhasil mengungkap sebuah rahasia yang sangat mengejutkan.

Bumi telah dihancurkan oleh alien yang diberi nama Gauna. Para manusia yang tersisa berhasil melarikan diri dengan pesawat luar angkasa.


Yg bikin gawat adalah bahwa Gauna yang sudah tidak menyerang manusia selama beberapa saat tiba-tiba kembali menyerang manusia.

Jadi apa yang akan kamu lakukan?? Bingung?? Histeris?? Panik?? Menangis??



Atau kamu mau mengikuti saran saya? Saran saya adalah tontonlah Sidonia no Kishi. Sebelum kamu bisa mengalahkan Gauna, ada baiknya kamu menonton dan belajar cara mengalahkan alien.

Ikuti perjalanan perjuangan Tanikaze Nagate dan jadilah pahlawan.

#Pahlawan dan Alien


Dua tema di atas (pahlawan dan alien) adalah tema yang paling sering diangkat di layar televisi, baik dalam bentuk series, anime, dan film. Mengapa??

Karena mungkin pada dasarnya, di dalam hati kecilmu pasti ada keinginan untuk bisa menjadi pahlawan. Pahlawan yang menyelamatkan dunia.

Menyelamatkan dunia dari apa?? Dari sebuah bentuk kehidupan yang lebih superior dari manusia yang disebut alien.

Alien yang merasa bahwa bumi lebih cocok mereka miliki daripada dimiliki manusia.

Dengan mengembangkan imajinasi yang tidak terbatas, para director dan sutradara berusaha untuk membawa kamu ke dalam dunia yang penuh dengan action, menyelamatkan dunia dan mengusir alien.

Dunia baru yang benar-benar berbeda dengan dunia yang kamu jalani tiap hari.

Dunia di mana secara tiba-tiba diserang oleh alien yang terlilhat sangat kuat dan bisa menghancurkan bumi ini dalam waktu singkat.

Salah satu dari sekian banyak series, anime dan film yang mengangkat kedua tema itu adalah anime Sidonia no Kishi.

Kamu sudah pernah nonton?? Atau belum pernah nonton?? Kalo saya ya sudah jelas sudah dong. He he he. Kalo belum kan tidak berani membuat review ini.

Bagi kamu yang sudah nonton, bagaimana?? Suka dengan anime ini?? Bingung karena ada yang bilang season 2 dari anime ini mengecewakan??

Khusus bagi kamu yang masih merasa kurang sreg dengan anime ini, atau yang belum pernah nonton anime ini, ikutlah bersama saya untuk sedikit mereview anime yang sangat bagus di kualitas animasinya ini.

Dan kalo boleh saran jangan percaya apa kata orang, sebelum kamu menonton sendiri. Karena menurut saya anime ini tidak mengecewakan, baik season 1 maupun season 2.

#Sidonia dan Angela


Salah satu hal yang menjadi daya tarik anime ini adalah Angela. Kamu tahu Angela?? Angela adalah duo pop band yang sudah mengadakan show di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Angela yang dibentuk tahun 1993 tersebut digawangi oleh Atsuko dan Katsu.

Kalo saya baru tahu Angela ya waktu melihat anime ini. He he he.

Scene awal anime ini dimulai dengan 80 detik yang full-action dan menegangkan. Sebuah robot yang berhasil mengalahkan seekor gauna dengan sangat mengagumkan. Lalu, pembukaan yang diiringi oleh Angela. Terus terang, salah satu hal yang bikin menarik dan bikin penasaran dari anime ini adalah openingnya.

Bagi saya, openingnya benar-benar sesuatu banget. MANTAP!!! Semua inti cerita terlihat di opening ini. Dipadu dengan Sidonia yang dinyanyikan Angela, benar sangat padu dan bikin penasaran.

Dari openingnya saja saya bisa membayangkan suatu petualangan sci-fi yang luar biasa. Lalu, liriknya itu lho sangat heroik.

“Saya akan mati untuk orang lain. Saya akan mati di medan peperangan. Mengapa??”

Lirik yang sangat menunjukkan sifat kepahlawanan. Benar-benar lagu Sidonia cocoknya ya untuk anime Sidonia. Saya tahu sendiri. He he he.

#Jalan untuk Menjadi Pahlawan


Apa sih syarat untuk menjadi pahlawan?? Kebaikan hati? Skill dan bakat? Perempuan pujaan hati? Seorang panutan? Rival? Peralatan canggih? Pengorbanan diri ?

Nagate adalah pahlawan di anime ini. Nagate adalah ume no hito (orang yang telah ditakdirkan) untuk menjadi pahlawan. Dia memiliki skill, memiliki hati yang baik, disukai dan menyukai seseorang.

Dengan skill yang dia miliki dia mempertaruhkan nyawanya untuk melindungi Sidonia.

Oh ya, hampir lupa Sidonia di sini adalah sebuah pesawat luar angkasa yang dihuni oleh 500,000 orang yang berhasil melarikan diri dari bumi sebelum bumi dihancurkan oleh Gauna.

Sidonia dipimpin oleh sekelompok orang yang bersifat immortal.

Kembali ke Nagate. Walaupun Nagate memang memiliki skill yang dibutuhkan, tetapi simulasi dan kenyataan sangat berbeda jauh.

Ada banyak hal yang bisa membuat orang yang seharusnya bisa secara teoritis, tetapi menjadi gagal saat praktek. Nagate merasakan hal itu di awal-awal episode ini.

Tetapi apakah Nagate akan mundur karena hal itu?? Dan apakah ceritanya hanya “akan seperti itu”?

#Realita


Unsur Realita sangat digambarkan dengan jelas di sini. Ini memang animasi, tetapi anime ini tdaik ingin disamakan dengan game yang ada tombol reset. Tombol untuk kembali ke posisi awal.

Sekali salah bertindak, harus ada harga yang harus dibayar. Di anime ini, para herionenya harus membayar tiap kesalahan yang mereka buat dengan darah, nyawa, keringat, kesempatan, dan waktu.

Tetapi karena kesalahan-kesalahan yang dibuat oleh para herione, kamu dan saya bisa belajar untuk lebih berhati hati dalam mengambil keputusan dan belajar bagaimana kita memperbaiki kesalahan yang telah kita buat.

Detail-detail di anime ini juga sangat mengagumkan. Detail tentang kehidupan sosial di dalam pesawat, detail tentang robot (yang bernama Morito) yang digunakan untuk melawan Gauna, detail tentang struktur pesawat Sidonia, detail perihal perang, senjata, dan taktik peperangan yang digunakan. Saya lihat satu episode sangat puas dan cukup untuk satu minggu.

Detail dan jalan cerita saling melengkapi.

#As Time Goes By


Nagate boleh saja melengkapi diri untuk bisa memenuhi syarat menjadi seorang pahlawan dan herione utama di anime ini. Tetapi tidak hanya Nagate saja yang mengalami perkembangan.

Banyak hal yang berkembang bersamaan dengan perkembangan Nagate.

Gauna yang awalnya dianggap tidak memiliki kecerdasan ternyata berhasil menyusup ke dalam Sidonia. Pesawat Sidonia yang awalnya terlihat tidak berdaya, ternyata memiliki senjata yang sangat mematikan. Sidonia memiliki ilmuwan yang ingin menggabungkan manusia dan gauna dengan maksud untuk memusnahkan gauna selamanya.

Perkembangantersebut terjadi dalam waktu yang hampir berurutan, sehingga membuat anime ini begitu asik untuk dinikmati.

Terutama waktu Nagate dkk mengadakan ekspedisi di luar angkasa, dan tiba-tiba gauna muncul. Sangat asik, menegangkan dan penuh kejutan. Ingat, nyawa mereka cuma satu. Sekali salah langkah, apalagi Nagate, anime ini bisa tamat lebih cepat.

#Knight March


Sekali lagi opening, sekali lagi Angela, dan sekali lagi KEREENNNN. Jika Sidonia adalah lagu yang menggambarkan perjuangan, maka Knight March menggambarkan Kepastian. Kepastian akan kemenangan.

Ada apa sih di season 2? ada perubahan besar dan mendasar. Yang awal mulanya hanya sendiri dan individu, sekarang menjadi dua dan berkelompok.

Yah, Nagate berhasil diakui sebagai pahlawan Sidonia, dan mejadi veteran yang terkenal. Tetapi, hal itu tidak memecahkan masalah yang ada di depan mata.

Masalah tentang ilmuwan yang berhasil menyilangkan DNA manusia dan gauna. Masalah tentang Gauna yang menyusup ke dalam pesawat, dan gauna yang semakin giat menyerang Sidonia.

Untuk itulah Nagate mulai mengubah pandangannya. Dia tidak lagi bekerja sendiri, dia mulai bekerja sama dengan team.

#Thousand-Year Village


Anime ini juga memiliki sisi romance. Cerita romance menarik yang disisipkan dengan halus di antara peperangan dan kejutan-kejutan perkembangan cerita. Cerita romance yang mendorong Izana untuk mejadi perempuan 100%, karena dia mulai mencintai Nagate.

Saya benar-benar-benar semakin suka dengan anime ini.

Dengan konflik, keadaan, situasi seperti itu, anime ini masih bisa “memiliki masa tenang” yang diisi dengan cerita romance yang mendalam.

Berjalan berdua menikmati keindahan kota. Menikmati pemandangan luar angkasa yang indah hanya berdua.

Saya tidak sadar bahwa waktu itu saya dengan menonton anime bergenre sci-fi action.

Pesan romance di anime ini adalah walaupun keadaan kamu dengan si dia sama seperti Nagate dan Izana. Si dia terlihat dekat tetapi begitu jauh, dan sangat mengkuatirkan. Tetap percayalah dengan cintamu, dan cinta akan membukakkan jalan untukmu.

#Sidonia no Kishi


Baiklah, kamu sekarang sudah membaca reviewnya. Lanjutkan dengan menonton animenya. Rasakan ketegangan, kekaguman, kejutan-kejutan, konspirasi, perjuangan, cinta yang disajikan di anime ini.

Sama seperti teori dan praktek berbeda, demikian juga dengan membaca review dan menonton langsung juga berbeda. Rasakan hal-hal yang tidak dapat kamu rasakan saat kamu membaca review ini.

Pelajarilah cara menjadi pahlawan, cara menerima kekurangan diri, cara untuk bekerja sama dengan orang lain, cara menerima kelebiahan orang lain melalui anime ini.

Kekurangannya?? Hmm, ada satu. Anime ini episodenya kurang banyak. Coba season 1 ada 24 episode dan season 2 ada 24 episode. Bakal puas hidup saya. He he he.

Moment berharga di anime ini?? Ada 2. Pertama saat Nagate dan Shizuka tersesat di luar angkasa, dan ketiga saat Nagate dan Izana mengunjungi Thousand-Year Village.

Bagi saya anime ini sangat seru dari segi action dan sangat menyentuh dari segi perkembangan dan pembentukan karakter para heroinenya.

Setelah saya menonton anime ini, saya jadi semakin percaya diri, dan mampu menghadapi apapun yang ada di depan saya, seperti yang Nagate lakukan.

Saksikan juga special full action di bagian akhir season 2. Sangat tegang dan bikin penasaran. Pokoknya fokus ke gauna dan pahlawan. Ini adalah moment berharga yang ketiga. Pertempuran di planet Lem IX.

Akhir kata, selamat menonton dan selamat berpetualang bersama Nagate di luar angkasa. Latihan, percaya diri, praktek, dan menang. Terima Kasih. Baca juga daftar 29 anime terbaik winter 2016.

Penulis : Kinoshita Hideaki


EmoticonEmoticon