October 30, 2016

Kisah 5 Orang Gadis Yang Selalu Tertimpa Sial (Dan Mencari Kebahagiaan) [Review Anne Happy]

Kamu pernah mendengar istilah “kelas khusus”  dalam anime? Apa yang ada di benakmu ketika mendengar kata tersebut?

Ya, seperti yang kamu duga, “kelas khusus” adalah kelas yang berisi dengan murid-murid yang memiliki bakat di bidang tertentu.

Bisa juga diartikan kelas yang berisi dengan murid-murid yang memiliki persamaan di bidang tertentu.

Contoh : Kelas Khusus Bahasa, Kelas Khusus Musik, Kelas Khusus Matematika, Kelas Khusus Menggambar, Kelas Akselerasi  dll.

Nah, bicara tentang kelas khusus, kamu pernah mendengar Kelas Happiness (bisa diartikan kelas bahagia)?

Mungkin kamu berpikir, kalo Kelas Musik berisi murid yang hoby musik, berarti Kelas Happiness berisi murid yang suka bahagia atau suka senang-senang.

Mungkin karena namanya kelas bahagia, berarti di kelas itu tidak ada pelajaran, tugas, PR, dan hal-hal lain yang membuat murid menjadi tidak bahagia.

Atau mungkin kamu berpikir, mana ada kelas seperti itu? Hari ini ada kelas bahagia?

He he he

Nah, bagi kamu yang penasaran dengan Kelas Happiness ini, kamu akan saya kenalkan dengan 5 orang murid Tennomifune Gakuen. Nama mereka adalah : Anne, Hibari, Botan, Hibiki, dan Ren.

Di sekolah elite tersebut tersedia apa yang disebut dengan Kelas Happiness. Bahkan karena sangking terkenalnya kelas tersebut diadaptasikan ke dalam sebuah anime yang bernama Anne Happy.

Anne Happy


Teman-teman, subtema di atas bukan dari bahasa Arab lho. He he he. Artinya bukan “saya senang”.

Arti judul anime yang tayang pada tahun 2016 ini adalah Anne yang happy. Judul ini bisa diartikan Anne(dibaca Un)-Happy, tidak bahagia.

Anne happy karena apa? Mengapa kok Un-Happy?

Silahkan lanjut membaca reviewnya.

Sebagai sekolah yang elite, tentu saja Tennomifune Gakuen ingin mengembangkan semua potensi yang mungkin dimiliki oleh setiap muridnya. Sekolah ini membagi kelasnya menjadi beberapa kelas khusus.

Kelas khusus ini secara garis besar dibagi tiga, kelas khusus anak yang pandai dalam akademik, kelas khusus anak yang hebat dalam olahraga dan kelas khusus yang tidak biasa

Nama kelas lain itu adalah Kelas Happiness. Sekolah ini membentuk Kelas Happiness dengan harapan agar siswa biasa yang kurang beruntung bisa mendapatkan kebahagiaan.

Dan untuk mengurangi dan mengatasi ke-“kurang beruntung”-an, mereka akan mengikuti sebuah kurikulum khusus di dalam Kelas Happiness.

Tentu saja, jika tiba-tiba, sebut saja kamu, saat kamu masuk ke sebuah sekolah elite, kamu dimasukkan ke kelas khusus. Lalu di dalam kelas tersebut kamu dikatakan bernasih sial, apa yang kamu rasakan?

Bisakah kamu Happy? Pasti kamu akan UnHappy

Jadi anime ini Madesu (Masa Depan Suram) dong?? Buat apa ditonton, apalagi sampai direview segala?

He he he. Tenang, Anne Happy kan memiliki satu arti lagi yaitu Anne yang Bahagia.

Kok Bisa?? Ayo, saya kenalkan kamu dengan 5 murid dari Kelas Happiness

1. Hanakoizumi Anne


Anne orangnya imut-imut, lucu, menggemaskan, penyayang binatang, sabar dan baik hati. Dia juga merupakan pemeran utama di anime dengan genre komedi slice of life ini. Dia juga mudah bergaul dengan siapa saja.

Keistimewaan Anne adalah dia seorang yang selalu tertimpa musibah dan selalu sial. Bahkan di episode awal saja, Anne sudah tergantung di jembatan, sebelum akhirnya dia tercebur ke dalama sungai.

Walaupun digambarkan kalau kesialan Anne ini luar biasa, dia punya satu hal yang tidak dimiliki orang lain, yaitu sifat yang super positif

Anne tidak pernah sekalipun mengatakan (dan menyadari) kalau dirinya “sial”, dia bahkan sering menyebut dirinya sendiri “beruntung”

2. Hibarigaoka Ruri


Hibari orangnya dewasa, cantik, pemalu, dan perhatian. Sepintas, Hibari benar-benar “terlihat normal” daripada 4 temannya yang lain.

Di episode awal diceritakan bahwa Hibari seakan-akan memiliki kisah romance dengan seseorang.

Tipikal karakter gadis di sebuah anime romance.

… Kelihatannya.

Yang membuat Hibari “yang normal” masuk Kelas Happiness adalah orang yang Hibari cinta itu bukan manusia.

Ya. Dia memang jatuh cinta dengan sesosok pria. Pria tersebut dewasa, murah senyum, pekerja keras, sopan santun, tetapi bukan manusia.

Penasaran sama yang dcintai Hibari? Baca review, lalu nonton animenya.

3. Kumegawa Botan 


Jujur, waktu saya melihat Botan yang membawa bermacam-macam obat di awal episode, saya langsung teringat dengan Kaori di anime KimiUso. Masak Botan akan bernasib sama dengan Kaori??

Botan orangnya seperti seorang puteri dari keluarga yang kaya raya. Dia rajin belajar, berpendirian teguh, pantang menyerah, dan suka menolong. Sudah baik hati, kaya lagi. Sempurna.

Tapi, apa kata Botan tentang dirinya sendiri?

“Aku manusia yang tidak berguna”.

Kok bisa? Ternyata Botan memiliki tubuh yang sangat rentan. Di episode awal, waktu berjabat tangan dengan Anne, tulang jari tanganya retak karena rapuh. Karena memiliki tubuh yang rentan, dia jadi rendah diri dan berpikir negatif mengenai fisiknya.

4. Hagyū Hibiki


Hibiki orangnya sombong, tsundere, penuh percaya diri, dan sangat bersemangat. Hibiki dan Ren adalah teman masa kecil.

Jika karakter yang lain memiliki 1 kekurangan, maka Hibiki ini memiliki 2 kekurangan. Pertama rasa sombong yang berlebihan dan tidak dapat membaca arah dengan tepat.

Singkatnya seperti Zoro di anime One Piece  (hobi nyasar).

Karena kekurangannya yang kedua, Hibiki harus berangkat ke sekolah 3 jam lebih awal (kalau kamu berangkat sekolah jam setengah 7 atau jam 7 berarti hibiki berangkat sekolah jam 5 pagi.

Itu kalau Hibiki sendirian, tapi jika dia bersama Ren yang merupakan tetangganya sekaligus teman masa kecilnya dia berangkat seperti gadis normal

5. Ekoda Ren


Ren orangnya hampir mirip dengan Hibari. Sepintas dia tidak memiliki kekurangan sama sekali.

Nah, untuk kekurangannya, ada 2 versi.

Kalo versi anime, kekurangan Ren adalah Ren hampir selalu dikerumuni oleh binatang betina, di mana saja, dan kapan saja, bahkan waktu dia tidur.

Kalo versi saya, kekurangan Ren adalah Ren mudah melamun dan tertidur, intinya malasnya hampir sama dengan Nobita. He he he.

Kamu nanti nonton sendiri, dan tentukan yang mana yang merupakan kekurangan Ren? Yang versi anime atau versi saya?

Beruntung atau Sial


Kamu sudah berkenalan dengan 5 karakter utama di anime ini.

Lalu bagaimana Anne bisa Bahagia jika Anne bernasib sial?

Dengan kekurangan masing-masing anime ini berusaha menunjukkan bagaimana Anne dkk, saling membantu dalam menjalankan tugas yang diberikan oleh sekolah sambil berusaha untuk saling menutupi kekurangan mereka.

Dengan genre komedi, kamu akan menemukan banyak sekali guyonan, gaya-gaya lucu, sitauasi-situasi yang bikin tertawa, ekspresi karakter saat tahu dirinya berbuat kesalahan, dan masih banyak lagi yang bakal bikin kamu tertawa puas dalam 23 menit.

Jadi, setelah kamu membaca sampai di sini kamu merasa beruntung atau sial? Beruntung karena menemukan anime yang bisa menghibur? Atau Sial karena anime ini “hanya” segini?

Yang berpikir seperti kamu tidak hanya kamu, Hibari juga berpikir begitu. Hibari berpikir dia “normal”. Tapi kok mengapa dia dikumpulkan dengan orang-orang yang “aneh dan sial” seperti Anne dkk?

Tapi, di sisi lain, setelah melihat perjuangan Anne dkk dalam mengatasi kekurangan mereka, Hibari merasa memiliki teman-teman yang luar biasa.

Dilema ini yang membuat Hibari berpikir “aku beruntung atau sial?”

Lalu, jika kamu perhatikan 5 kekurangan di atas, mungkin kekurangan yang tidak ingin kamu miliki ada kekurangannya Anne. He he he. Wajar, karena dia yang diplot untuk jadi yang paling sial, dan jadi bahan komedi di anime ini.

Tapi, walaupun demikian, hampir di setiap tugas yang diberikan, Anne yang seharusnya paling sial justru bisa menyelesaikan tugasnya dengan benar.

Jadi, Anne itu beruntung atau sial?

Kamu nggak percaya??? makanya segera tonton anime ini.

Anime ini bisa menjadi obat pelepas stress setelah seharian kamu sekolah atau bekerja. Setelah seharian kamu serius, sebaiknya untuk hiburan kamu pilih yang ringan dan menghibur, salah satunya ya anime Anne Happy ini.

Berpikir Positif


Yang aku suka dari anime adalah pesan moral yang diberikan. Banyak pesan moral yang bisa kamu terima saat kamu menonton anime.

Di anime ini pesan moral yang paling kental adalah berpikir positif. Jika kamu berpikir positif, maka hal yang jelas-jelas negatif akan berubah menjadi positif.

Karena Anne dkk berpikir positif, maka walaupun mereka memiliki kekurangan, dan kekurangan itu membuat mereka seolah-olah tidak bisa mengatasi masalah yang mereka hadapi.

Tetapi karena mereka berpikir positif, maka masalah yang mereka hadapi, dapat mereka selesaikan dengan baik.

Coba kamu bayangkan, jika seandainya kamu menjadi orang tua dari kelima karakter di atas, apa yang akan kamu lakukan?

Ada yang sial, ada yang gampang sakit, ada yang mencintai “yang bukan manusia”, ada yang dicintai “yang bukan manusia”, dan ada yang suka nyasar.

Saya bisa bayangkan betapa repot, malu, bingung, frustasi, inginnya marah melulu, menghadapi anak-anak seperti Anne dkk.

Ambil contoh : Anne. Ibunya pernah berkata dia harus menyediakan minimal 3 pasang baju yang sama, jika Anne hendak keluar rumah, karena kemungkinan besar Anne akan kembali untuk berganti baju karena bajunya sobek. Butuh berapa banyak waktu, tenaga dan uang untuk itu? Yang pasti bakal bikin stress berat.

Atau : Botan. Walaupun orang tuanya dokter, tetapi anaknya kok sakit-sakitan? Pasti orang tuanya menanggung malu setiap hari. Sudah begitu, omongan Botan yang selalu negatif perihal tubuhnya sendiri, tentu akan membuat orang tuanya menjadi lebih stress.

Bahkan, jika dilihat secara realitis, anime ini seharusnya tidak bergenre komedi, mengingat betapa banyak stress, masalah, dan beban  akibat dari kekurangan mereka. Anime ini seharusnya penuh dilema dan air mata.

Tetapi anime ini tidak demikian. Mengapa?

Karena Berpikir positif.

Semua karakter, termasuk orang tua Anne dkk, berpikir positif. Karena berpikir positif, maka hal-hal yang awalnya adalah sebuah kekurangan, berubah menjadi hal-hal yang lucu.

Karena beripikir positif, maka Anne menjadi satu-satunya karakter yang tidak pernah mengeluh karena kekurangan yang dia miliki. Anne bisa menjadi bahagia. Anne Happy.

Jadi, jika kamu menonton anime ini, minimal kamu akan mendapat 3 hal. Pertama, sebuah anime dengan komedi yang lucu dan segar.

Kedua, bagaimana cara mengubah cara pandang kamu terhadap kekurangan yang kamu miliki. Bagaimana cara memperoleh Happiness dengan menggunakan kekurangan yang kamu miliki.

Ketiga, bagaimana cara membentuk persahabatan yang sejati. Dengan melihat bagaimana Anne dapat bersahabat dengan 4 karakter yang lain, kamu akan mengetahui caranya.

Tunggu apa lagi? Segera cari dan tonton anime ini. Selamat tertawa dan selamat terhibur.

Terima kasih.
Sebagai bahan pertimbangan, anime ini bergenre comedy dan slice of life, yang dibuat dengan gaya yang moe, mungkin mirip dengan Gochumon wa Usagi Desu ka?

Baca Juga : Kisah Pelik Manusia Vs Monster Vs Manusia Yang Ingin Menghancurkan Dunia [Review Black Bullet]

Penulis : Kinoshita Hideaki


EmoticonEmoticon

Today's Okazu!