Alasan Kenapa Anime Ini Mungkin Bisa Merubah Sudut Pandang Kamu Melihat Dunia! [Review Tamayura]


"Aku harap jika ayah dapat mendengarku, aku ingin mengatakan bahwa aku sangat merindukan kehadirannya". Jika waktu bisa diulang kembali, mungkin harapan ini adalah sesuatu yang ingin segera Sawatari Fu ungkapkan dan lakukan.

Di antara ayah dan ibu, siapa yang lebih kamu sayangi? Kepada ibu, karena kehangatan kasihnya? Atau kepada ayah karena pengertiannya? Atau mungkin yang lebik baik lagi, kamu menyayangi kedua-duanya?

Benar, kamu wajib untuk menyayangi dan menghormati kedua orang tuamu. Karena begitu banyak yang mereka berikan dan korbankan untuk dirimu.

Seperti yang dilantunkan oleh The Cranberries dalam lagunya yang berjudul “Ode to My Family”. "My mother, my mother, she hold me, she hold me, when I was out there. My father, my father, he liked me, oh, he liked me. Does anyone care?"

Tetapi, tentang hidup, Tuhan lah yang mengatur segalanya. Ada waktu di mana, orang tua akan pergi meninggalkan diri kita. Baik ketika kita sudah dewasa, remaja, pemuda, atau bahkan masih anak-anak. Perpisahan dengan orang tua, pasti menimbulkan rasa kosong di dalam hati anak yang ditinggalkan. Rasa kosong dan penyesalan.

Pada kesempatan kali ini, saya ingin mereview salah satu anime slice of life yang benar-benar bercerita tentang keluarga. Keluarga yang kehilangan sorang ayah yang mereka kasihi. Salah satu anime yang sangat menginspirasi saya secara pribadi dalam menjalani hidup ini.

Mungkin kamu sudah tahu judul anime yang dibuat di tahun 2011 ini. Judulnya adalah Tamayura. Saya sudah dua kali melihat anime ini, dan hampir disetiap episodenya, hati saya sangat tergugah oleh ceritanya. Top 5 Anime 2015 Versi Kinoshita Hideaki

Tamayura


Apa itu Tamayura?

Jika kamu pernah menonton anime Clannad, mungkin kamu akan mengetahui apa itu tamayura. Tamayura adalah cahaya berbentuk bola berwarna terang yang hangat yang muncul di saat kamu berada di suatu tempat yang menyenangkan atau yang menimbulkan kehangatan di hati.

Di anime Clannad, tamayura muncul di saat Tomoya, sang karakter utama, merasakan kebahagiaan. Sedangkan di anime ini, tamayura adalah sesuatu yang sangat ingin Fu abadikan dengan kamera.

Ya, Fu ingin mengabadikan kebahagiaan, karena dia ingin mengingat bahwa dia pernah mengalami kebahagiaan.

Mengapa demikian?

Na No De


Hampir setiap karakter anime memiliki ciri khas tertentu. Nah, kata kata di atas adalah salah satu ciri khas yang dimiliki oleh Sawatari Fu. Fu atau yang biasa dipanggil Potte atau Fu-nyon adalah karakter utama dari anime dengan genre slice of life ini.

Anime ini adalah salah satu hasil karya anime director yang bernama Sato Junichi. Hasil karyanya yang lain adalah : Aria Series, Sketchbook ~full color'S, Umi Monogatari, dan Amanchu. Jika kamu sudah melihat 4 anime tersebut, mungkin kamu akan kaget, bahwa anime-anime tersebut ternyata dibuat oleh orang yang sama.

Na no de (Jadi), anime ini bercerita tentang Fu, seorang cewek SMU yang suka dengan fotografi. Dia memiliki beberapa teman yaitu: Kaoru, Maon, Norie, dan Chihiro. Salah satu alasan Fu suka dengan fotografi adalah karena dia ingin mengabadikan Tamayura. TOP 71 Anime Romance Terbaik Yang Akan Mengubah Hidup Kamu!

Ayah


Apa yang akan kamu lakukan jika, pada suatu hari, kamu mendapat berita kamu tidak akan bisa menemui ayahmu lagi, selamanya?

Fu yang sejak kecil sangat dekat dengan ayahnya, menjadi sangat shock ketika mendengar hal tersebut. Dunia yang awalnya penuh dengan tamayura yang ingin dia abadikan, secara tiba-tiba berubah menjadi gelap.

Bagi kita yang sudah remaja atau dewasa, kehilangan orang tua mungkin sangat berat, terlebih lagi jika yang kehilangan adalah anak kecil seperti Fu.

Karena shock tersebut, Fu dipindahkan oleh ibunya ke kota lain. Di kota tersebut dia bertemu dengan Chihiro.

Nah, anime ini baru mulai dari sini. Kalo biasanya kematian / kehilangan karakter terjadi di pertengahan atau di akhir anime / drama Jepang, maka di anime ini kematian menjadi latar belakang dari sebuah cerita yang menarik.

Chihiro


Fu dan Chihiro berteman sejak mereka SD sampai SMP. Karena Chihiro tahu apa yang dialami oleh Fu, maka selama 9 tahun mereka bersama, Chihiro selalu berusaha agar Fu tidak teringat akan masa lalunya (kematian ayahnya) yang menyedihkan.

Seiring berjalannya waktu (selama bersama Chihiro), Fu sedikit demi sedikit mulai bisa menerima apa yang telah terjadi. Dia bersyukur karena memiliki seorang teman yang sangat perhatian kepada dirinya seperti Chihiro. Teman yang selalu memberikan kehangatan pada dirinya.

Oleh karena itu, pada suatu hari Fu memberanikan diri untuk melihat album foto yang berisi foto-foto ayahnya. Ya, ayahnya Fu juga suka dengan fotografi.

Fu menyadari bahwa, masa lalunya tidaklah segelap yang dia kira. Ada dua keputusan besar yang dia ambil. Pertama dia memutuskan untuk kembali dan melanjutkan SMA di kota ayahnya. Kedua dia memutuskan untuk melanjutkan hobby yang dimiliki ayahnya dengan menggunakan kamera kesayangan ayahnya, Rollei 35S. Hidup Diantara Pacar dan Teman Masa Kecil Itu Merepotkan! [Review Oreshura]

Kaoru


Kaoru adalah teman masa kecil Fu di kota ayahnya. Setelah mengetahui bahwa ayah Fu meninggal, Kaoru, seperti halnya Chihiro, menjadi sangat mengkhawatirkan Fu.

Jadi, ketika Kaoru mengetahui bahwa Fu akan kembali, Kaoru merasa takut. Dia takut bahwa mungkin Fu akan merasa sedih ketika dia tiba. Atau bagaimana masa lalu yang menyedihkan akan kembali membayangi Fu.

Tetapi, apa yang dikhawatirkan Kaoru tidak terjadi. Fu telah menjadi cewek yang dewasa, bahkan Fu berani untuk melanjutkan hobby ayahnya.

Sewaktu Fu dan Kaoru hendak mengambil kamera ayahnya yang sedang diperbaiki, mereka bertemu dengan Maon dan Norie.

Maon dan Norie


Dalam hidup ini, segala sesuatu pasti berpasangan. Siang dan malam, kiri dan kanan, laki-laki dan perempuan, dll. Segala yang berpasangan bertujuan untuk saling melengkapi.

Begitu juga dengan Maon dan Norie. Maon yang pemalu dan Norie yang lebih agresif, karena sudah peristiwa bisa menjadi sahabat.

Maon ingin memiliki sahabat, tetapi karena terlalu malu, dia tidak berani untuk berbicara dengan orang lain. Tetapi, sejak Maon bertemu dengan Norie, Maon menyadari bahwa jika dia mau, dia juga bisa bersahabat dengan seseorang. Salah satu sahabat yang dia miliki adalah Fu.

Maon bertemu dengan Fu, saat Maon melihat foto yang menarik di sebuah toko kamera. Ternyata foto yang dia lihat adalah foto milik Fu. Norie yang mendampingi Maon saat itu pun bertemu juga dengan Kaoru.

Ternyata, Norie dan Kaoru adalah sahabat. Jadi karena sebuah foto, Fu, Kaoru, Maon dan Norie bisa menjadi sahabat. Anime Yang Romance-nya Bisa Disejajarkan Dengan Clannad! [KimiKiss]

Kenangan Masa Depan


Jadi, setelah kamu tahu kelima karakter utama dan latar belakang dari anime Tamayura ini, mungkin kamu bertanya, apa yang diceritakan di anime ini? Apa sih kelebihan anime ini?

Anime ini bercerita tentang bagaimana kebesaran hati Fu untuk menerima masa lalunya. Bagaimana teman-temannya mendampingi Fu untuk membangkitkan kenangan indah yang selama ini terpendam di dalam hati Fu.

Selain itu, juga diceritakan, masa lalu dari masing-masing karakter (selain Fu). Bagaimana mereka, dengan kekurangan dan kelebihan masing-masing, berusaha untuk di satu sisi menghibur dan mendorong Fu, tetapi di sisi lain juga berusaha untuk mengetahui jalan hidup masing-masing.

Seperti yang sudah saya singgung di atas, anime ini sangat menyentuh hati saya. Saya benar-benar tersentuh oleh keteguhan hati para karakter, bagaimana mereka bisa melewati tantangan batin yang ada di depan mereka, bagaimana mereka mulai merangkai masa depan bersama sembari mengenang masa lalu lewat sebuah jepretan kamera.

Di anime ini, saya juga banyak mengambil hal positif. Salah satunya adalah sekuat apapun kita, kita tetaplah manusia. Di saat menghadapi masalah, mungkin kita akan jatuh dan terluka, dan hal itu membuat kita melarikan diri, seperti yang dilakukan Fu.

Tetapi janganlah kuatir, karena Sang Waktu, tidaklah sekejam yang kita kira. Dia dengan sabar akan menunggu diri kita. Dia menunggu luka hati kita untuk tertutup dan menunggu agar kita bersedia membuka hati kita kembali. Dia akan “berhenti” sembari menunggu kita.

Dan, di saat kita berani untuk membuka hati kita, maka Sang Waktu akan menunjukkan “sisi lain” dari apa yang awalnya kita sebut masalah atau masa lalu yang menyedihkan. Dia akan menunjukkan kebahagiaan yang tesembunyi di dalam masalah masa lalu kita.

Selain itu, Sang Waktu juga telah menyiapkan masa depan yang membahagiakan kita, karena kita telah berani menghadapi masalah kita. Asal, kita mau dan tetap untuk bergerak menuju masa depan. “More Aggressive na no de.” Begitulah kira-kira kata-kata Fu.

Jadi, jika kamu saat ini sedang menghadapi masalah yang berat, atau sedang menyendiri dari masalah. Kamu merasa bahwa dirimu sendirian dan tidak ada yang mengerti dan mau menolong dirimu.

Maka, saya sarankan kamu untuk menonton anime ini. Coba kamu perhatikan masalah yang di hadapi Fu, dan bagaimana Fu menghadapinya. Coba pelajari, bahwa selalu ada kesempatan kedua bagi setiap orang yang berani untuk menghadapi masalah yang dia miliki.

Fu dan kawan-kawan tidak memiliki kekuatan super, mereka tidak kaya, mereka tidak memiliki keahlian atau skill yang memukau. Mereka hanya manusia biasa. Mereka banyak kekurangan.

Tetapi mereka tidak gentar dan menjadi takut. Mereka mungkin “berhenti” sejenak. Tetapi ada saatnya di mana mereka memutuskan untuk bertindak.

Mereka manusia biasa yang menghadapi masalah dari masa lalu mereka dengan menerima masa lalu dan bertindak bersama. Ya, mereka menyadari keberadaan satu sama lain, dan mulai bertindak bersama. Karena mereka tahu bertindak bersama lebih baik daripada bertindak sendiri.

Anime ini juga cocok bagi kamu yang ingin mempelajari lebih banyak tentang nilai-nilai kehidupan. Kamu bisa mengenal dan mempelajari apa itu Kasih, Kehangatan, Kenangan, Kebersamaan, Persahabatan, Kebahagiaan. Kamu akan disadarkan bahwa hal-hal tersebut bisa kamu terima bukan hanya di saat kamu senang, tetapi juga ketika kamu sedang bersedih atau di dalam masalah.

Anime ini diawali dengan 4 OVA yang masing-masing berdurasi 15 menit, kemudian 12 episode + 1 ova season 1, ditambah 12 episode + 1 ova season 2, dan diakhiri dengan 4 OVA yang masing-masing berdurasi 60 menit.

Selamat menonton, Na no de. Thank you.

Penulis : Kinoshita Hideaki

Postingan populer dari blog ini

[Jangan Liat] 37+ Anime Hentai Terbaik Yang Seharusnya Tidak Kamu Tonton!

41 Anime Harem Ecchi Terbaik Yang Dijamin Mantab! | 2016