Chapter 3 : Penerjemah

2 minggu sudah kulalui di “Toko Buku Ars”. 

Sehari setelah Aku datang ke toko ini, kakek Ars langsung menyuruhku melakukan sesuatu, sejujurnya Aku pikir Aku akan melakukan pekerjaan yang lebih terlihat seperti seorang ‘peneliti’, seperti pergi ke reruntuhan, bertemu dengan mumi dan bertarung untuk bertahan hidup, tapi kenyataannya tidak begitu.


Aku bersyukur ini bukanlah pekerjaan yang terlalu sulit untuk dilakukan, pekerjaan yang perlu Aku lakukan hanya menerjemahkan 3 buah buku yang diperlihatkan kakek Ars saat kami pertama bertemu.

Dalam dua minggu ini Aku berhasil menerjemahkan buku [Kisah Naga Yang Bijak] dan buku [4 Orang Pembawa Bencana].

Dua buku itu sebenarnya tidak terlalu tebal, hanya sekitar 200 halaman dan bentuk bukunya juga kecil, jadi tidak memerlukan waktu yang lama bagiku untuk menerjemahkanya

[Kisah naga Yang Bijak] dan [4 Orang Pembawa Bencana] sepertinya bukan buku yang ditulis manusia, dari isi bukunya [Kisah Naga Yang Bijak] sepertinya di tulis oleh ras Demi sedangkan kisah [4 Orang Pembawa Bencana] ditulis oleh ras Iblis.

Ngomong-ngomong kenapa Aku memilih dua buku ini untuk diterjemahkan duluan? 

Tentu saja karena Aku menahan bagian terbaik di akhir, sama seperti seseorang yang menyisakan lauk yang paling enak untuk dimakan terakhir, perasaanku juga begitu ketika melihat 3 buku ini.

Aku merasa kalau buku [Rahasia Dunia] harus diterjemahkan terakhir.

Saat kakek Ars memintaku untuk menerjemahkan 3 buku ini, dia bertanya padaku buku mana yang akan Aku terjemahkan duluan, Aku menjawab Aku akan menerjemahkan 3 buku itu dengan urutan [Kisah Naga Yang Bijak], [4 Orang Pembawa Bencana] dan terakhir [Rahasia Dunia].

Saat Aku bilang begitu kakek Ars memperlihatkan senyumnya yang ramah, namun terlihat sedikit kesedihan di senyum tersebut.

Aku yakin kakek Ars ingin Aku menerjemahkan buku [Rahasia Dunia] terlebih dahulu

Aku menjelaskan alasanku kenapa memilih urutan seperti ini dan dia mulai menunjukkan senyum ramah yang biasanya, namun ketika Aku bilang Aku akan menerjemahkan 3 buku ini dalam sebulan kakek Ars mulai menunjukkan senyum yang lebih ‘terlihat bahagia’ dari biasanya.

“Kau bisa menerjemahkannya secepat itu?” tanya kakek Ars saat itu.

“Yah, serahkan padaku”

Dan semenjak saat itu Aku duduk selama 8 jam setiap hari untuk menerjemahkan 3 buku ini.

Buku [Kisah Naga Yang Bijak] seperti judulnya berisi tentang cerita seekor naga berwarna hitam, singkatnya naga hitam itu membantu seorang Demi Serigala bernama Ruli.

Dengan saran sang naga, Ruli berhasil menjadi penguasa setengah benua Demi, dan ketika sudah mencapai posisi itu sang naga menyarankan untuk menghentikan perluasan daerah, namun Ruli yang tamak tidak menghiraukan saran dari orang yang menjadikannya Raja .

Singkat cerita kerajaan yang dibuat Ruli hancur dan anaknya yang bernama Ranzi menanggung dosa yang ditinggalkan oleh ayahnya.

Awalnya dia berniat membalas dendam pada orang yang membuat hidupnya menderita namun akhirnya dia malah menyatukan seluruh benua Demi dan menciptakan sebuah kerajaan besar yang tenteram.

Aku sejujurnya tidak mengerti asalan kenapa naga hitam ini disebut naga yang bijak, tapi mungkin dari sudut pandang Ras Demi, kerajaan besar yang tenteram itu tidak akan tercipta jika Ruli tidak berniat untuk menguasai seluruh benua Demi.

Dan buku ini sepertinya ditulis pada masa keemasan kerajaan itu .

Walaupun Kerajaan itu bertahan selama ribuan tahun, kerajaan itu hancur karena perang besar antar Ras yang dimulai 2000 tahun yang lalu.

Aku bertanya pada kakek Ars tentang isi dari buku ini, dan kakek Ars juga tidak tahu apa-apa tentang cerita ini, katanya, sejarah tentang Ras Demi dan Ras Iblis hancur saat peperangan terjadi.

Sedangkan isi dari buku [4 Orang Pembawa Bencana] adalah kisah [4 Pahlawan Suci] dari sudut pandang dari Ras Iblis

Berbeda dengan buku [Kisah Naga Yang Bijak], buku ini berisi beberapa cerita pendek tentang kekejaman orang-orang yang dijuluki [4 Orang Pembawa Bencana]

4 orang ini disebutkan dalam cerita menyerang orang-orang dari Ras Iblis, mereka membunuh anak-anak, wanita dan orang tua kemudian memperbudak Ras Iblis yang lemah, mereka digambarkan sebagai orang-orang bengis yang memperlakukan Ras Iblis sebagai mahluk yang lebih rendah dari serangga.

Bagi Ras Manusia, [4 Pahlawan Suci] adalah pahlawan yang hampir berhasil memusnahkan Ras Iblis, namun berbaik hati dan membiarkan Ras Iblis hidup.

Aku pernah mendengar sebuah istilah bahwa ‘sejarah ditulis oleh pihak yang menang’, jadi mungkin ini adalah contoh asli tentang pernyataan itu.

Ngomong-ngomong sebenarnya perang 1000 tahun yang lalu tidak dimenangkan oleh pihak manapun, peperangan itu adalah peperangan antara Ras Iblis dan Manusia yang kemudian di tengah jalan Ras Manusia dibantu oleh Ras Demi.

Perang berlangsung selama seribu tahun dan mengorbankan puluhan juta nyawa, namun akhirnya perang itu tidak dimenangkan oleh siapapun.

[4 Pahlawan Suci] datang 200 tahun sebelum perang itu berakhir, awalnya kedatangan mereka membawa angin kemenangan pada Ras Manusia, namun tiba-tiba Ras Demi malah mengkhianati Ras Manusia dan memihak pada Ras Iblis, tidak diketahui apa alasan Ras Demi berkhianat, dan dengan berkhianatnya Ras Demi peperangan semakin menjadi-jadi.

Namun setelah beberapa puluh tahun, perang tidak juga berakhir, sampai akhirnya [4 Pahlawan Suci] tersebut mati dalam peperangan, setelah [4 Pahlawan Suci] mati, Ras Demi mulai meninggalkan Ras Iblis dan menolak untuk berpihak pada pihak manapun, kemudian sejak saat itu mereka mengisolasi diri di benua Demi.

Namun dengan mundurnya Ras Demi dari peperangan tidak menghentikan peperangan yang sudah terjadi hampir seribu tahu ini, mereka terus menerus berperang sampai titik darah penghabisan.

Dan setelah seribu tahun, perwakilan dari Ras manusia dan Ras iblis saling bertemu dan melakukan kesepakatan.

Mereka berdua sudah muak dengan perang yang terjadi selama 1000 tahun dan sepakat untuk menghentikan perang ini.

2 Ras ini sepakat untuk menghentikan perang yang sudah memakan terlalu banyak jiwa dan masing-masing pihak berjanji untuk tidak mengusik satu sama lain.

Dari sini 3 Benua Utama di dunia ini tidak pernah lagi berhubungan, dan hubungan antara Ras Manusia, Demi dan Iblis tidak pernah terjadi lagi dari saat itu.

Aku pernah bertanya pada kakek Ars tentang apa yang menyebabkan peperangan pecah 2000 tahun yang lalu, namun kakek Ars tidak tahu, semua orang tidak tahu, dan untuk manusia di zaman sekarang itu adalah sebuah misteri.

.

Setelah selesai menerjemahkan 2 buku ini, Aku langsung menyerahkannya ke kakek Ars, dia terlihat sangat bahagia saat menerima hasil terjemahanku dan dengan lembut mengatakan “terima kasih”, namun Aku tahu yang membuat dia senang bukanlah hasil terjemahan itu, melainkan karena akhirnya mulai besok Aku akan mulai menerjemahkan buku yang berjudul [Rahasia Dunia].

Matahari sudah mulai terbenam dan Aku sudah mulai merasa lelah, di dunia ini tidak ada konsep jam, dan orang-orang hanya membagi hari menjadi pagi, siang dan malam, ketika matahari terbit itu pagi, ketika matahari berada di atas kepala itu siang dan ketika matahari terbenam itu malam.

Namun Aku juga tidak masalah dengan hal ini.


Aku mulai membaringkan tubuhku di kasur, dan mulai memejamkan mata, dan tidak lama kemudian Aku tertidur.

*****
Chapter SebelumnyaChapter Selanjutnya | Index Cerita

Postingan populer dari blog ini

[Jangan Liat] 37+ Anime Hentai Terbaik Yang Seharusnya Tidak Kamu Tonton!

41 Anime Harem Ecchi Terbaik Yang Dijamin Mantab! | 2016