MAX Level Witch - Chapter 3 : Level 99-ku Ketahuan

Beberapa hari setelah kejadian itu, Aku bermalas-malasan di dalam rumah sambil membaca buku sihir yang dulu sempat Aku beli.

Omong-omong, Aku membekukan makanan yang Aku buat dan Aku siapkan menggunakan sihir es (agar lebih awet), dan untuk mencairkannya, Aku menggunakan sihir Api milikku, Aku bersyukur hidupku menjadi lebih mudah.

Kompor yang ada di dapur juga menggunakan sihir api, oleh karena itu, hidupku berubah menjadi lebih nyaman.

Sepanjang hari, Aku bermalas-malasan.

Sekarang, kau bisa mengatakan bahwa hidupku yang mudah ini, membawaku ke gaya hidup yang bisa dibilang luar biasa.

Selama hidup sebagai anjing perusahaan, hal seperti pulang secara teratur setelah selesai bekerja bisa dibilang sebagai mitos. Ditambah lagi, bahkan jika ini hari libur, pekerjaan yang datang di hari sebelumnya membuatku sangat kelelahan.

Dari awal, ada terlalu banyak pekerjaan, sangat banyak bahkan kadang membuatku bekerja di hari libur dan mau tidak mau harus menunda hari liburku. Mou~, Aku tidak ingin melewati hari-hari seperti itu lagi. Biarkan Aku menjalani hidupku perlahan-lahan.

Namun, meskipun Aku membekukan banyak makanan, nantinya makanan-makanan itu akan terasa membosankan.

"Setelah sekian lama, mari makan di restoran yang ada di desa"

Aku pergi menuju desa Furata. Aku memiliki sihir seperti Levitation (melayang di udara) atau Teleportation (teleportasi) dll, sepertinya Aku bisa pergi ke desa dengan lebih mudah. Walaupun begitu, jika Aku terlihat, ada kemungkinan Aku akan dikenal sebagai seorang penyihir yang hebat. Jadi Aku lebih suka berjalan.

Ditengah perjalanan, seekor Slime muncul. "Selama 300 tahun, apa Slime tidak berevolusi?", Pikirku saat aku membunuh Slime ini dengan menggunakan jariku. Dengan itu saja, Slimenya mati.

Omong-omong, setelah beberapa waktu, membunuh slime dengan pisau menjadi merepotkan, karena itu Aku menggunakan tanganku sebagai senjata utama untuk menyerang mereka. Belakangan ini Aku mempelajari cara membunuh mereka hanya dengan menyentil kepala mereka. Aku pikir seiring berjalannya waktu, seranganku menjadi lebih kuat, Namun, Aku pikir dari awal seorang penyihir memiliki serangan fisik yang kuat.

Slime bisa membuat batu sihir dengan kualitas tinggi terlepas seberapa tinggi level yang dia miliki.

Aku tidak punya cara lain untuk mendapatkan penghasilan selain membunuh slime.

Uang sudah bukan lagi masalah, tapi Aku tidak bisa mendapatkan uang dalam jumlah banyak hanya dengan melakukan ini.

Aku sampai di desa. Perjalanan menuju ke sini menjadi mudah karena jalannya menurun. Aku memasuki sebuah restoran yang bernama “Saetawasi (Clear Eagle)”. Omlet di sini sangat enak. Mereka bisa mendapatkan telur yang segar karena memelihara banyak ayam dan unggas.

"Azusa datang, sudah lama sekali Aku tidak ke sini."

"Oh! Bukankah ini Nona Penyihir dari Dataran Tinggi"

Aku menyapa kepala koki dan duduk di kursi yang sudah biasa aku pakai, dan kemudian memesan sake yang sudah biasa Aku pesan dari pemilik restoran sebelumnya. Aku mulai meminum sake walaupun tubuhku berumur 17 tahun. (TN : Sekadar mengingatkan, di jepang untuk minum minuman keras minimal harus berumur 20 tahun)

"Ini, Sake ini lumayan kuat, Nona penyihir."

"Terima kasih. Hari ini Aku juga ingin sepiring omelet. Juga, Aku ingin rebusan daging sapi (beef stew)"

"Baiklah, Nona penyihir."

Aku senang menemukan restoran ini. Saat Aku masih seorang pekerja kantoran Aku tidak pernah merasakan hal seperti ini. Saat makan siang semua restoran selalu dipenuhi orang-orang, jadi Aku tidak bisa makan dengan tenang.

Tidak lama kemudian, omelet yang Aku pesan datang bersama dengan hidangan pendampingnya, dari gigitan pertama, rasanya sangat manis. Ini sangat enak.

"Seperti yang diharapkan, omelet di sini adalah yang terbaik di dunia"

"Nona Penyihir, kau sudah hidup sangat lama sampai pada akhirnya kau sangat hebat dalam memuji"

Aku sering bercanda dengan pemilik restoran ini dari dulu, sudah lebih dari 15 tahun.

"Oh, benar, Nona Penyihir, Aku ingin bertanya sesuatu"

Pemilik restoran ini bertanya padaku.

"Silakan, apa itu?"

"Nona Penyihir, benarkah levelmu 99?"

Mataku berubah menjadi titik-titik. (TN : Semoga kamu sudah cukup nonton anime untuk mengerti kalimat ini)

"Hah? Dimana, dimana kau mendengar rumor yang tak berdasar itu?"

Tidak ada pilihan selain pura-pura tidak tahu di sini. Melakukan hal yang tidak diperlukan akan menambah buruk keadaan.

"Aku tidak tahu dari mana rumor tersebut berasal, kebetulan saja Aku mendengarnya. Anak-anak di lingkungan sini sering membicarakannya"

Dari mana anak-anak itu mendengarnya? Atau lebih tepatnya, sepertinya ini sudah terlambat.

Kemungkinan besar rumor tersebut sudah menyebar di desa Furata, desa ini tidak terlalu besar dan terlebih Aku merupakan orang terkenal di sini.

Mari ceramahi Natalie-san nanti. Karena ini sudah terjadi, mari buat dia menyesal karena telah melanggar janji yang dia buat. Yah, Jika Aku tidak memperlihatkan sihirku mustahil orang-orang bisa membuktikan kalau levelku tinggi, jadi tidak mungkin mereka salah paham tentang ini.

"Tuan, kau tahu, Aku hanya mengalahkan Slime saja, jadi Aku tidak sekuat itu. Aku hanya seorang penyihir normal yang tidak memiliki ambisi"

Penyihir (witch) adalah pekerjaan yang berbeda dengan mage (penyihir juga). Seorang mage (penyihir) menggunakan banyak sihir, sedangkan di sisi lain, Penyihir(witch) lebih ke arah pemahaman mendalam tentang tanaman herbal dan mineral. Jadi tepat bagiku untuk membuat obat-obatan.

"Benarkah? Yang Aku dengar, Kau Bisa menang melawan monster dan para petualang tidak peduli sekuat apa mereka, dan memiliki status yang sangat luar biasa."

Ini lebih rumit dari yang Aku duga. Sungguh Natalie, tolong ampuni aku (TN : kanben shite hoshī na). Untuk sekarang, mari tanya dia untuk mengklarifikasi hal ini.

Setelah selesai makan Aku langsung menuju ke Guild, seperti biasa Natalie berada di meja resepsionis.

"Natalie, kau tahu, rumor tentangku beredar! Tentang level 99! Bahkan setelah aku meminta tolong padamu, bahkan setelah Aku sudah memintamu untuk tidak mengatakannya pada siapapun!"

"Eh…? Aku tidak mengatakan apapun. Aku tidak akan mengkhianati Penyihir dari Dataran Tinggi" kata Natalie dengan wajah yang kebingungan. Itu bukan wajah seorang pembohong jadi siapa yang menyebarkan ini…?

Namun, wajah Natalie segera berekspresi seperti dia mengerti sesuatu.

"Oh, Aku tahu… Mungkin saja itu…"

"Apa kau mengingat sesuatu?"

"Jika Aku tidak salah, ada petualang lain di dalam Guild saat kita mengecek status Nona Penyihir."

"Ah…… "

Guild adalah tempat umum. Jadi tidak aneh jika ada 1 atau 2 orang di sekitar Guild yang berada di desa yang kecil ini.

“Itu benar! Ernst-san yang terkenal karena mulutnya yang seperti ember bocor ada di sana! Aku yakin dia yang menyebarkan rumor itu!”

Jika petualang seperti itu mendengar masalah ini … Hanya masalah waktu sebelum rumor ini menyebar … yang lebih buruk, rumor itu pasti sudah sampai di desa dan kota selanjutnya!

Aku memegang kepalaku. Ini bukan karena Aku sakit kepala atau yang lainnya.

Ketika Aku masih menjadi anjing perusahaan, Aku selalu memakan obat saat Aku sakit kepala, tapi sekarang Aku sangat sehat.

Aku harus menimpa rasa sakit ini dengan informasi yang lain. Aku melihat ke belakang untuk memastikan tidak ada petualang di sini.

"Natalie, tolong sebarkan bahwa rumor yang mengatakan aku level 99 itu salah"

"Apa kau ingin Aku berbohong tentang itu?"

"Itu benar. Tolong katakan bahwa Aku hanya seorang penyihir biasa, dan katakan bahwa Stone Tablet yang menampilkan status milikku itu rusak!"

Karena Natalie adalah karyawan di Guild, dia sangat familiar dengan status. Jika dia mengatakan bahwa rumor itu salah, banyak orang yang akan percaya dengan yang dia katakan.

"Mengatakan kalau Nona Penyihir itu lemah entah kenapa terasa menyakitkan … Kau adalah kebanggaan desa ini…"

"Bahkan jika seseorang tahu seberapa kuat Aku, itu tidak akan membuat mereka bahagia. Sebaliknya, orang yang iri akan muncul. Hal seperti itu tidak dibutuhkan untuk kedamaianku. Tolong, bantu Aku!"

Jika aku dicemooh oleh desa, dikenal sebagai penyihir dengan level 99 bukanlah hal buruk. Tapi Aku sudah mendapatkan banyak rasa hormat dari para penduduk desa. Aku sudah membantu mereka sejak lama lewat obat-obatan dan perawatan kesehatan. Sesuatu seperti Status sudah tidak dibutuhkan.

"Aku mengerti… Aku tidak ingin mengganggu Nona Penyihir dari Dataran Tinggi…"

Sepertinya Natalie sudah berhasil kuyakinkan. Ok, dengan ini Aku bisa menutupi hal ini untuk sementara, dan untuk sekarang Aku sudah melakukan hal yang Aku bisa.

"Ah …… berdasarkan peringkat para petualang, kau sudah pasti rank S diantara rank S, dan menjadi seorang legenda sejak kerajaan didirikan …… ini sangat disayangkan ……"

"Sangat disayangkan, benar, tapi tolong bertahanlah dengan hal ini!"

"Meskipun nama desa Furata akan menjadi terkenal di kerajaan …"

“Walaupun begitu, tolonglah. Ada yang disebut sebagai ‘pajak ketenaran’, dan itu akan membawa masalah ke desa yang tenang ini.”

(TN: 有名 税, istilah Jepang, bahwa ada harga untuk menjadi terkenal).

"Uhh, bagaimana kalau kita memberi tahu kantor pusat—-"

"Tidak boleh sama sekali!"

Aku menyilangkan lenganku dan dengan sepenuh hati menghentikan permintaan Natalie.

Sejauh ini Aku memiliki hubungan yang baik dengan desa ini, dan itu akan tetap berlanjut.

Tidak ada masalah di sini.

Dari sini Aku akan berhati-hati untuk tidak menunjukkan kekuatanku pada para penduduk desa. Yah, sejauh ini Aku tidak pernah memperlihatkannya pada mereka jadi Aku akan tetap bertindak sebagai seorang penyihir normal. Natalie akan mengatakan kalau Stone Tablet itu salah dan orang-orang tidak akan bertanya tentang Aku yang menjadi level 99.

Dan kemudian kasus ini di tutup. Aku kembali membunuh slime, membuat beberapa obat-obatan dan melanjutkan hidup. Atau itu yang Aku pikir hari itu.

Seseorang mengetuk pintu rumahku.

Siap sih itu?

------------------------------------------
AN: Perlahan, desas-desus tentang level 99 mulai menyebar. Selanjutnya, bertemu dengan pengunjung misterius tersebut.

Chapter Sebelumnya | Chapter Selanjutnya | Index Novel

Postingan populer dari blog ini

[Jangan Liat] 37+ Anime Hentai Terbaik Yang Seharusnya Tidak Kamu Tonton!

41 Anime Harem Ecchi Terbaik Yang Dijamin Mantab! | 2016