Langsung ke konten utama

OS-Brain Bab 3: Jackpot!

Nui sadar kalau dua hal itu bukan satu-satunya hal aneh di pandangannya, ada sebuah tanda seru “!” di ujung kiri atas pandangannya.

Nui kembali mengerutkan pandangannya sampai, “ting,” ada sebuah suara lonceng yang mendengung di kepalanya, suaranya kecil, dan dari kedengarannya terdengar seperti sebuah notifikasi yang biasa ada di social media.

 “Apa ini? Apa ada masalah di pandanganku?”

Nui berpikir mungkin ada sesuatu yang terjadi pada mata dan otaknya saat dia tertabrak mobil, namun pak dokter mengatakan kalau tidak ada masalah di tubuhnya.

Seketika, sebuah kotak dialog berisi keterangan muncul di depan Nui. Kotak dialog itu terlihat seperti notifikasi yang bisa muncul di komputer!

[Selamat datang di OS-Brain!]

[Jika anda melihat notifikasi ini, berarti sistem operasi OS-Brain berhasil dijalankan, anda bisa menutupnya dengan menekan tanda (X) di pojok kanan atas atau melihat fitur selengkapnya dari OS-Brain dengan menekan tombol (Lanjutkan) di bawah!]

Setelah selesai membaca notifikasi ini, kerutan di dahi Nui semakin dalam.

‘Apa ini?! Oyy, apa ini?!’ dia panik di dalam kepalanya.

Saat Nui sedang panik, dia tiba-tiba dia mendengar suara langkah kaki, dan “Kraaak”, pintu rumah Nui terbuka.

“Ibu?”

Ibu Nui yang memasanya dua koyo cabe di kepalanya melihat Nui dengan mata yang terlihat mengantuk, Nui juga melihat ada dua kantong mata besar yang menggantung di bawah mata ibunya.

“Apa yang kamu lakukan di luar? Ayo masuk.”

Nui menelan ludahnya dan mengikuti ibunya, namun notifikasi ini menghalangi pandangan Nui.

‘Bagaimana cara menghilangkan ini?’ pikir Nui, namun tangannya secara otomatis bergerak ke tanda (X) di kotak notifikasinya. Dia merasa menekan sebuah cermin dan tidak lama notifikasi itu hilang.

"Apa yang kamu lakukan,” teriak ibu Nui. “Ayo masuk.”

“Baik!” Nui menjawabnya sambil bergegas masuk ke dalam.

Di ruang tengah.

Ibu Nui duduk dengan wajah yang terlihat kelelahan, namun Nui juga bisa melihat wajah serius milik ibunya.

“Jadi bagaimana dengan hasilnya?”

Nui tahu kalau hal yang dimaksud ibunya adalah hasil ujian penerimaan SMA Fajar Biru.

Dengan wajah yang menunduk, Nui berkata, “... aku gagal.”

“Begitu,” kata ibu Nui yang wajahnya tidak berubah saat mendengar kabar ini, “Sudah ibu bilang kamu tidak perlu buang-buang waktu dengan hal yang tidak bisa kamu capai, ibu tahu kapasitasmu, kalau pun kamu beruntung dan berhasil lulus, perlu keajaiban lain agar kamu bisa naik kelas, dan kalau pun kamu naik kelas, perlu keajaiban lain lagi agar kamu bisa lulus.”

Ibu Nui berhenti sebentar dan menaruh sesuatu di meja Nui.

“SMA Senja Ungu memang tidak bisa dibandingkan dengan SMA Fajar Biru, hanya saja sekolah ini tidak terlalu ketat. Walaupun SPP-nya agak mahal, kamu harusnya bisa lulus dengan mudah di sekolah ini.”

Sesuatu yang dia taruh di atas meja adalah brosur SMA Senja Ungu, Nui tahu SMA ini, kualitas pendidikan di sana lumayan, namun kadang, ada anak yang jenius yang masuk ke sana. Walaupun tidak pernah menang, sekolah ini sering mengirim anak di didiknya di beberapa lomba dan olimpiade nasional.

Hal yang mengganggu Nui adalah karena sekolah ini tidak “agak mahal”, tapi lumayan mahal. SPP di sini Rp. 500.000 per bulan, dan Nui sama sekali tidak pernah mempertimbangkan untuk masuk ke sekolah ini.

“Ibu,” kata Nui dengan nada yang lembut, “Bagaimana kalau Nui kerja saja. Nui pernah menghubungi paman Diki dan dia sempat bilang mau menerima Nui kerja di kebunnya.”

“Tidak boleh!” bentak ibu Nui. “Kamu masih 15 tahun. Tidak boleh ada hal lain yang kamu lakukan selain belajar di umur kamu sekarang ini!”

“Tapi sekolah di sana mahal.” jawab Nui.

“Tidak ada tapi-tapian! Siapkan berkas-berkasnya dan besok kamu harus mendaftar ke sana!” ibu Nui kembali menaruh sesuatu di atas meja, “Ini uang 5 juta rupiah. Pakai ini sebagai uang pendaftaran, katakan pada panitia pendaftarannya kalau sisa uangnya akan kita lunasi setelah kamu masuk sekolah.”

“Tapi bu ....”

“Tidak ada tapi-tapian!” teriak ibu Nui, “Kamu harus menuruti semua perkataan ibu. Kamu tidak akan jadi apa-apa kalau kamu tidak lulus SMA! Kalau memang kamu sayang dengan ibu, lakukan apa yang ibu suruh tanpa mengeluh!”

Ibu Nui kemudian berdiri dan mulai berjalan ke kamarnya, sepertinya ada pekerjaan yang menunggu ibu Nui. Namun dia tiba-tiba berhenti dan bertanya pada Nui seakan baru sadar akan sesuatu.

“Ngomong-ngomong, baju siapa yang kamu pakai, dan kenapa ada bau amis dari tas plastik yang kamu bawa.”

“Ini hadiah dari seseorang,” jawab Nui.

Nui tidak mau mengatakan kalau dirinya tertabrak mobil. Itu hanya akan membuat ibunya semakin khawatir.

Sadar anaknya tidak ingin mengatakan yang sebenarnya, ibu Nui hanya mengangguk dan kembali ke kamarnya.

Nui hanya bisa tersenyum kecil. Walaupun kata-katanya agak kasar, perkataan ibu Nui dipenuhi kasih sayang. Nui tidak mau merepotkan ibunya, namun dia juga tidak mau menolak perintah ibunya.

Dalam hati kecil Nui, dia hanya mengutuk sistem pendidikan indonesia yang walaupun tidak efektif, perlu mengeluarkan banyak uang. Nui juga mengutuk pemerintah indonesia yang dianggap tidak suportif pada pendidikan anak bangsa. Nui banyak mendengar kalau di negara yang sudah maju. Pendidikan tiap anak gratis dari SD sampai sarjana!

Namun Nui tahu kalau mengutuk orang lain di hatinya tidak akan membantu kondisinya, karena itu dengan wajah yang masih menunduk Nui mulai berjalan ke dapur dan mengambil sapu yang sudah tua. Dengan tangan yang berat, Nui menyapu seluruh lantai rumah, dia kemudian mengambil kain pel dan seember air dan mulai mengepel rumahnya. Nui mulai membersihkan jendela, halaman dan kamar miliknya.

Setelah dua jam bersih-bersih, satu-satunya kamar di rumah ini yang belum dibersihkan adalah kamar ibunya. Nui juga agak menyesal karena dia menghabiskan banyak sabun untuk membersihkan seluruh rumahnya. Nui membulatkan tekadnya, mulai sekarang dia akan bersih-bersih rumah secara teratur agar dia tidak perlu menghabiskan air dan sabun secara berlebihan!

Setelah selesai bersih-bersih dia masuk ke kamarnya yang kecil dan mulai berbaring.

Hal yang dipikirkan Nui adalah, bagaimana caranya dia bisa mendapatkan uang sambil sekolah. Dia sering mendengar perkataan “kerja paruh waktu” namun selama ini dia tidak pernah mendapatkan kedai, cafe, restoran cepat saji, atau bahkan pabrik yang menerima karyawan paruh waktu.

‘Apa aku pergi ke pasar saja? Pekerjaan fisik di sana lumayan banyak, aku bisa membantu ibu-ibu yang sedang belanja dan membawa barang belanjaannya. Aku juga bisa jadi kuli panggul atau melakukan pekerjaan lainnya.’

Ide ini sudah berkali-kali muncul di kepala Nui, namun ibunya tentu saja tidak pernah mengizinkannya, ibu Nui selalu berkata “Kalau kamu kerja, kamu tidak bisa belajar!” dan melarang Nui untuk bekerja.

Dia terus berpikir, namun sekeras apa pun dia berpikir, dia tidak memiliki solusi yang tepat. Ada banyak solusi yang Nui pikirkan, namun semua itu akan menentang kehendak ibunya.

‘Bagaimana ini?’ pikir Nui sambil menggaruk kepalanya.

‘Apa aku menyerah saja?’ dia terdiam sebentar, ‘Tidak, aku tidak boleh menyerah. Aku harus mencari cara lain agar bisa meringankan beban ibuku. Contohnya, bisa saja aku mencari beasiswa.’

Memikirkan ini Nui mulai tersenyum kecut, dia bukan anak yang pintar, jadi bagaimana mungkin dia mendapatkan beasiswa.

‘Jika saja ada komputer di kepalaku,’ pemikiran itu tiba-tiba muncul di kepalanya, namun Nui sendiri kaget dengan pemikiran itu.

‘Tunggu!’

Nui akhirnya ingat notifikasi yang tiba-tiba muncul di depan pandangannya beberapa saat yang lalu.

Nui sudah menutup notifikasinya, namun di ujung kiri atas pandangannya dia masih bisa melihat tanda “!” berkelap-kelip dengan lembut.

Saat bersih-bersih, Nui sempat ingat tentang hal ini. Dia berpikir mungkin ada kesalahan pada otaknya sehingga dia melihat ‘ilusi’. Namun kemungkinan itu sangat kecil, dia ingat perasaan seperti menekan kaca saat menutup notifikasi yang menghalangi pandangannya. Dan jika memang ini kerusakan pada otak, maka ini sangat parah sampai mempengaruhi indra perasanya. Jika ada masalah sebesar ini, harusnya dia merasakan sesuatu di tubuhnya.

Namun saat ini muncul kemungkinan lain di kepalanya.

‘Walaupun hal ini mungkin terjadi, tapi presentasenya Cuman 0,01% terjadi. Di tahun 2017, ada sebuah berita yang berkaitan dengan Neuralink. Orang yang memasukan komputer ke dalam otak! Namun penelitian ini baru ada di tahap awal, dan sejauh yang aku tahu para peneliti tersebut mengatakan hal pertama yang ingin mereka lakukan adalah mungunduh dan mengunggah ingatan. Membuat seseorang bisa hidup selamanya dan berganti-ganti tubuh!’

‘Namun kalau benar-benar ada komputer di dalam kepalaku. Notifikasi, jam dan tanggal tersebut, apa ini maksudnya interface? Seluruh pandanganku berubah jadi Dekstop?’

‘Tidak, hal itu terlalu gila untuk terjadi di dunia nyata! Dan walaupun hal itu mungkin terjadi, setidaknya butuh ratusan tahun dari sekarang sebelum sistem seperti itu tercipta!’

Nui terus berpikir, berdebat dengan dirinya sendiri apakah hal ini mungkin atau tidak, sampai akhirnya Nui sadar kalau, dari tadi dia berpikir dengan sangat mudah dan cepat! Biasanya dia membutuhkan waktu yang cukup lama untuk berusaha mengingat berita yang ada di masa lalu! Dan dari tadi, cara dia berpikir juga berbeda dari sebelumnya!

Dulu, Nui kadang mengusap kepalanya agar semua ingatan itu bisa kembali, namun sekarang, hanya dengan memikirkannya saja, dia bisa ingat beberapa hal di berita beberapa minggu lalu.

[Keadaan ekonomi indonesia] yang pernah Nui baca di koran bekas yang dia pungut minggu lalu, [Indeks IHSG (Indeks harga saham gabungan)] yang juga dia ingat dengan jelas dari koran sebulan yang lalu bisa dia ingat dengan mudah. Bahkan angka dan presentase dalam IHSG dalam koran bisa dia ingat dengan jelas!

‘A-apa ini? Kepalaku terasa ringan, aku merasa pikiranku sangat jelas dan mudah dikendalikan.’

Nui mulai berdiri kegirangan karena pikirannya benar-benar bergerak sesuai keinginannya.

Rumus matematika, tenses, iregular verb, rumus fisika, semuanya bisa diingat oleh Nui!

‘Otak manusia tidak jauh berbeda tiap orangnya. Jika diibaratkan komputer, otak adalah hadrware-nya, namun sistem operasi yang ‘menunggangi’ hardware-nya lah yang menentukan kecepatan otak untuk berpikir!’

Dia tiba-tiba ingat kalau ada analogi seperti itu yang pernah dia dengar, dia sadar kalau hal yang dia pikirkan tidak persis dengan analogi yang dia dengar. Tapi dia mengerti maksud dari analogi tersebut.

Nui bergegas ke meja belajarnya dan melihat beberapa soal yang berusaha dia kerjakan semalaman. Nui segera meraih pulpennya dan segera menulis jawabannya. Saat melihat soalnya, dia ingat rumus apa yang harus digunakan untuk memecahkan soalnya. Dulu, Nui perlu membaca soal bolak-balik agar dia mengerti dengan maksud pertanyaannya, dan sering kali, dia salah menggunakan rumus. Namun kali ini dia dengan mudah menemukan rumus yang sesuai dengan soal ini!

“X di sini harus dikali dengan variabel yang ada di sini.”

Selain itu, Nui juga mengerjakan perkalian dan pembagian 4 digit hanya dengan sekali hembusan nafas saja. Ini luar biasa! Ini pertama kalinya Nui merasakan perasaan indah seperti ini!

‘Ini keajaiban! Ini mukjizat!’ pikir Nui, ‘Ternyata jadi pintar itu menakjubkan, aku ....”

Tanpa sadar, Nui mulai meneteskan air matanya.

Bagi Nu belajar adalah menyiksa diri. Rasanya seperti berusaha menelan gumpalan duri. Menyakitkan, susah untuk masuk ke dalam perut, dan selalu menyangkut dan menusuk tenggorokan.

Namun sekarang, dia belajar semudah meminum air. Tidak ada rasa sakit yang dia rasakan!

Dia merasa bahagia.

“Ini mukjizat!” gumam Nui, “Jika tuhan itu ada, aku sangat bersyukur padamu!”

Senyum mulai muncul di wajah Nui, dia mulai mengerjakan banyak soal di buku pelajarannya. Tidak pernah dalam mimpinya dia bisa mengerjakan soal semudah dan secepat ini.

Tiap soal yang berhasil dia kerjakan, sebuah senyuman kecil akan terbentuk.

Dia terus mengerjakan soalnya, sampai dia tidak sadar kalau langit sudah mulai berwarna oranye. Saat dia menengok keluar dari jendela, dia ingat ada sesuatu yang sangat penting.

Notifikasi yang tadi.

Di sana dikatakan, kalau Nui perlu menekan tombol (Lanjutkan) agar bisa melihat fitur dari OS-Brain.

Dia tidak tahu apa itu OS-Brain, tapi jika perkiraannya benar, harusnya OS-Brain adalah singkatan dari Operating System-Brain.

Fitur?

Jika semuanya sesuai yang dia pikirkan, maka ini benar-benar mukjizat!

Operating system, atau sistem operasi adalah salah satu penemuan manusia yang paling penting di sejarah komputer. Sistem ini membuat hardware bekerja 100% dan juga pionir dari segala kemajuan digital yang ada di zaman sekarang.

Sistem operasi yang paling terkenal tentu saja windows, dan fitur utama dari windows adalah windows ekspoler. Aplikasi yang memungkinkan pengguna mengorganisir data. Sekilas fitur ini terlihat remeh, namun jika sebuah komputer tidak memiliki fitur eksplorer, seseorang harus mencari file-nya secara manual dengan mengetik direktorinya.

Jika fitur ini ada di OS-Brain, maka dia bisa dengan mudah menemukan kembali informasi yang pernah dia dengar, buku yang pernah dia baca, bahkan kalimat yang dia ucapkan!

Photograpic memory akan terlihat seperti mainan jika di otak Nui benar-benar ada fitur eksplorer!

‘Aku tidak tahu apa yang terjadi. Entah aku gila atau apa, tapi jika kegilaan ini bisa membantuku dan membuat impianku membahagiakan ibu semakin mudah, maka tidak masalah kalau aku gila, tidak masalah kalau ada kerusakan pada otak-ku, bahkan tidak masalah kalau umurku dipotong satu tahun!’

Dengan tangan kiri Nui, Nui menekan tanda “!” di sudut kiri pandangannya, ini kedua kalinya dia melakukan ini dan sama seperti sebelumnya, rasanya seperti menyentuh kaca.

Setelah melepaskan jarinya, sebuah kotak dialog dengan notifikasi seperti sebelumnya muncul. Tanpa ragu Nui segera menekan tombol (Lanjutkan).

Seketika sebuah interface tiba-tiba muncul di depan Nui. Warnanya transparan dan mengurangi pandangan Nui sekitar 10%. Ada sebuah dokumen yang terlihat seperti file PDF yang terbuka di depan Nui yang judulnya “Pengenalan Sistem Operasi.”

File ini memiliki 100 halaman dan Nui membaca tiap halaman dengan teliti.

Butuh waktu kurang lebih 1 jam bagi Nui untuk bisa selesai membaca semuanya. Dibandingkan dengan dirinya yang dulu, kecepatan membaca Nui yang sekarang lebih cepat 500%. Ditambah, Nui langsung memahami maksud dari tiap kalimat yang dia baca.

“Jackpot!” teriak Nui dengan sepenuh hati.

Postingan populer dari blog ini

[Jangan Liat] 37+ Anime Hentai Terbaik Yang Seharusnya Tidak Kamu Tonton!

Kamu pikir sebejad apa saya sampai berani-berainya bikin daftar anime hentai terbaik ?

Jawabannya, tidak sebejad itu ^_^

Saya bukanlah orang (yang terlalu) mesum yang suka dengan anime hentai, saya hanya orang biasa yang berbagi informasi kepada orang-orang seperjuangan yang sedang mencari anime-anime harta karun

Informasi ini sebenarnya terlalu berharga untuk di sebarkan ke khalayak umum, tapi karena beberapa  desakan  maka saya berusaha untuk memenuhi keingin  publik dengan membuat artikel  ini

Untuk artikel kali ini, saya tidak akan membagikan cover atau gambar tentang anime yang bersangkutan, karena yahh … kalau saya pakai gambar yang “begitu” maka kemungkinan besar blog saya akan kena sanksi

Jadi maaf …

Sebelum saya mulai, saya ingin memberikan beberapa peringatan

Jika kamu adalah anak di bawah umur tolong segera pergi dari artikel iniJangan berpikir buruk terhadap saya karena membuat artikel terkutuk  ini (serius … jangan)Dan jika kamu kebetulan kenal dengan saya di dunia nyata,…

41 Anime Harem Ecchi Terbaik Yang Dijamin Mantab! | 2016

Saya yakin banyak penggemar anime di dunia ini yang suka dengan anime bergenre harem.
Benar kan ??
Kamu juga suka dengan anime harem kan ?
Saya yakin begitu, karena harem adalah mimpi dan impian para laki-laki (jones) yang suka terhadap anime.
Menjadi soerang laki-laki yang selalu dikelilingi wanita cantik adalah impian setiap lelaki… Tapi karena hal ini 95 persen tidak terjadi di dunia nyata maka satu-satunya cara untuk melampiaskan impian itu adalah dengan menonton anime bergenre harem.
Dan berikut ini saya rangkum beberapa anime harem yang kemungkinan akan kamu suka.
Tapi tentu saja daftar atau list ini belum sempurna karena saya belum menonton semua anime harem yang pernah tayang.. Jadi kalau kamu tahu anime genre harem yang bagus dan belum masuk dalam list atau daftar ini tolong beri tahu saya.
#1. Saenai Heroine no Sodetakata
Anime yang pertama saya bahas dalam list kali ini adalah Saekano, anime ini merupakan salah satu harem romance yang seru untuk di tonton.

Tentu saja ada a…

TOP 82 Anime Romance Terbaik Yang Akan Mengubah Hidup Kamu!

Kamu sedang mencari anime terbaik yang memiliki genre romance ? jika benar maka kamu masuk ke tempat yang tepat. Percaya sama saya, anime yang saya sarankan di bawah ini pasti menambah arti dalam hidup kamu


Artikel yang saya buat ini adalah daftar anime romance terbaik yang saya rekomendasikan untuk kamu tonton.

23 Daftar Anime School Terbaik Ini Harus Kamu Tonton Sekarang Agar Tidak Menyesal!

Dalam anime terdapat berbagai macam genre, ada anime action yang super keren, ada anime romance yang super mengaharukan, anime romance yang menakjubkan, anime comedy yang bikin ngakak dan masih banyak lagi. 
Salah satu genre lain yang cukup di sukai banyak penggemar anime di indonesia adalah anime yang bergenre school.

Baca Juga : Salah Satu Anime Paling Keren Di Tahun 2015
Anime bergenre school ini cukup populer di kalangan penggemar anime Jepang di Indonesia, karena kebanyakan peggemar anime di Indonesia merupakan pelajar atau mahasiswa, sehingga membuat anime bergenre school khususnya romance-school sangat di gemari.
Dikarenakan animo penggemar anime di Indonesia terhadap genre school ini semakin hari semakin bagus, kali ini saya ingin membantu para penggemar anime yang sedang mencari rekomendasi anime yang ber-genre school.

Dan dengan bahagia, saya telah menyususun daftar anime yang harus kamu tonton kalau memang kamu sedang mencari anime bergenre school.

Baca Juga : 20 Anime Sport…

20 Anime Sport Terbaik, Ter-epic, Terseru Yang Harus Kamu Tonton!

Saya sangat suka dengan anime sport.

Anime sport biasanya adalah anime jepang super seru yang mengajarkan kita untuk bekerja keras dan solidaritas antar tim.

Anime-anime genre sport biasanya menginspirasi.

Sebagai contoh, setelah saya nonton Kuroko no Basuke saya merasa pengen coba maen basket, atau setelah nonton Haikyuu! Saya pengen nyoba maen voli

(well … walaupun engga saya lakukan sihhh ^_^)

Selain memang karena ceritanya seru, biasanya anime sport juga selalu memiliki unsur komedi, jadi anime sport sama sekali engga bikin bosan.

Saya harap … setelah ini kamu mau menonton anime yang bergenre sport dan semoga setelah menonton salah satu dari anime ini, kamu mulai mau “menggerakan badan” setelah sekian lama hanya menonton anime di kamar saja.

Dan berikut ini adalah beberapa anime sport yang saya susun yang mudah-mudahan bisa menginspirasi kamu.

#1. Kuroko No Basuke
Season 3 dari anime  ini baru selesai beberapa musim yang lalu dan saya yakin tidak akan ada orang yang protes kalau …