Artikel Iseng: Tentang Release That Wich!

Gambar ini dan cerita Release That Witch tidak ada hubungannya
Kadang, saya muak dengan anime. Kadang saya muak dengan novel, dan kadang saya muak sama film. Kadang saya suka hal yang berbau jepang, dan kadang saya juga muak dengan hal yang berbau jepang.

Well, saya gak punya hak untuk mengatakan ‘muak dengan hal berbau jepang’ karena blog saya ini—yang di dalamnya ada lebih dari 100 artikel berisi tentang jepang atau hal yang berkaitan dengan jepang.

Saya tidak sedang merendahkan hal yang saya lakukan selama ini, atau merendahkan kamu yang suka hal berbau jepang. Hanya saja, terkadang saya merasa kalau “Baiklah, saya sudah muak dengan hal ini” dan memutuskan untuk mencari hal baru.

Kalau kamu pembaca setia blog ini—yang kemungkinan bukan, kamu akan sadar kalau belakangan ini saya tidak meneribtkan artikel, ini bukan karena saya malas membuat artikel, hanya saja karena saya tidak tahu apa yang harus saya bahas.

“Ini kan blog anime, kenapa gak bahasa anime ajah lagi kayak biasanya?”

Well, ketika ada orang yang menanyakan hal di atas, saya akan jawab dengan jelas.

“Belakangan ini, saya sudah tidak banyak menonton anime”

Akhir-akhir ini, saya hanya menonton satu atau dua judul anime saja di tiap musim, jadi dalam waktu rentang tiga bulan, saya cuman menonton satu atau dua judul anime saja. Biasanya tiap awal musim saya menonton banyak anime, namun di tengah jalan, saya merasa anime ini tidak cukup dan akhirnya berhenti menonton.

Saya sampai pada posisi yang ada di paragraf pertama artikel ini.

Saya mulai muak dengan anime.

Well, salah saya juga sih karena terlalu banyak menonton anime. Salah saya juga terlalu banyak menonton anime yang seru, jadi ketika saya menonton anime yang standar, saya tidak bisa puas dengan hal itu.

Manusia biasanya memiliki dua hal yang dia jalani setiap hari. Yang satu kewajiban dan yang satu lagi kesenangan. Contohnya pelajar yang suka anime, dalam kesehariannya, dia cuman sekolah dan menonton anime, atau pelajar dan menggambar, pelajar dan agama, pelajar dan kegiatan sosial, saya perhatikan semua orang punya ritme yang sama dalam hal ini.

Dalam menjalani hidup, seseorang memiliki dua kegiatan. Coba deh ingat-ingat, apa yang kamu lakukan ketika tidak dalam ‘kewajiban’, atau teman kamu, atau sahabat kamu.

Dan juga saya.

Ketika satu hal dalam keseharian saya hilang, saya merasa bosan dan perlu mencari hal lain, dan untuk sekarang, hidup saya terbagi dua lagi, yang satu kewajiban—keharusan yang harus saya lakukan tiap hari dan ... novel.

Lebih tepatnya web/light novel.

Awalnya saya cuman baca beberapa seri web novel jepang, dan akhirnya membaca puluhan judul, karena web novel tidak terjadwal seminggu sekali, saya bisa menyelesaikan satu seri hanya dalam waktu beberapa hari.

Dan akhirnya, saya mulai muak lagi.

Saya terlalu banyak membaca web/light novel yang terlalu seru, sehingga ketika ketemu yang biasa saja, slice of life isekai harem mainstream kampret! Saya sudah mulai muak lagi.

Sampai akhirnya saya ketemu web novel china.

Semua kalimat di atas gak ada hubungannya karena pas saya nulis, saya lupa dan malah curhat. Dan di tengah jalan, saya ingat kalau ini review tentang salah satu web novel china yang saya anggap menarik.

Judulnya Release That Witch.

Dan tahukah kamu, ini isekai!

Setelah muak dengan isekai jepang saya malah berakhir dengan isekai china!

Ironis, tapi yah ceritanya menarik.

Nama Cheng Yun cuman ada di satu atau dua chapter, tidak ada cerita tentang kehidupan karakter utama di dunia sebelumnya, seperti tipikal isekai china, dari chapter satu semuanya langsung berada di dunia baru.

Di dunia baru, nama karakternya Roland Wimbeldon.

Dan tahukah kamu?

Web novel ini epic! Cukup epic sampai membuat saya lupa kalau saya muak sama isekai!

Sama kayak tipikal isekai biasa, web novel ini juga menekankan bagaimana karakter utama membawa pengetahuan ke dunia baru. Hanya saja bedanya, di novel ini semua pengetahuan baru ini bukanlah hal yang sepele.

Semen, kapal besi, mesin uap, sistem pemerintahan yang tersentralisasi, bubuk mesiu, senapan, dll.

Semuanya dibawa ke dunia baru dengan cara yang epic.

Tapi walaupun itu senjata karakter utama, hal yang membuat cerita ini menarik adalah konfliknya. Roland Wimbeldon adalah seorang pangeran, namun karena sikapnya yang buruk—sebelum si Cheng Yun akhirnya mengambil alih tubuh Roland Wimbeldon—dia diasingkan ke perbatasan, sang raja memaksa lima anaknya—termasuk Roland Wimbeldon—untuk mengembangkan daerah tertentu. Orang yang berhasil membawa perubahan dan kemajuan akan jadi raja.

Roland Wimbeldon tentu saja tidak memiliki kesempatan untuk jadi raja, namun Cheng Yun punya kesempatan untuk jadi raja karena pengetahuannya.

Tapi, apa kamu merasa ada yang aneh, judulnya Release That Witch, tapi saya tidak pernah menyebutkan kata penyihir?

Well, di dunia baru—atau lebih tepatnya dunia yang peradabannya sama kayak bumi di abad pertengahan—memiliki sesuatu yang disebut sebagai penyihir. (Witch di sini maksudnya penyihir perempuan, kamu tahu kan, yang dulu digantung dan dibakar?)

Cheng Yun—Roland Wimbeldon yang punya pandangan modern, tidak beranggapan kalau penyihir itu jahat, dia menyelamatkan seorang penyihir yang hendak dibakar, dan cerita ini dimulai.

Roland Wimbeldon tidak punya hal lain selain pengetahuan dari dunia lama, tapi bagaimana dia bisa mewujudkan semua idenya? Di dunia yang teknologinya masih ada di abad pertengahan, tidak mungkin dia bisa mengaplikasikan semua pengetahuannya.

Namun karena penyihir ada dia akhirnya bisa membuat banyak hal baru.

Dan yah, cerita ini bisa berjalan karena dua hal itu, ide dari dunia lain dan penyihir dengan berbagai kemampuan yang bisa membuat ide Roland mungkin.

Sejauh ini, artikel ini tidak berbentuk, saya tidak tahu harus berkata apa karena kalau kamu membacanya, Release That Witch itu tidak jauh beda dengan isekai lainnya. Namun saya berani bilang sama kamu, kalau ini jauh berbeda dengan isekai yang biasanya.

Tidak ada hal instan, tidak ada hal mudah, tidak ada sistem level, emelen game dan lain-lain. Kamu akan lupa kalau ini isekai dan beranggapan kalau ini lebih ke arah High Fantasy.

Artikel ini berantakan karena saya tidak merencanakannya, namun kalau kamu bosan, suka dengan web novel, bisa minimal baca bahasa inggris, dan suka dengan kisah fantasy yang seru, kamu akan suka dengan cerita ini.

World Building-nya epic dan konfliknya seru. Karakter di cerita ini terlalu banyak, bagi saya ini kekurangan sekaligus kelebihannya, tapi saya tidak tahu apakah kamu setuju atau tidak.

Ini artikel yang tidak direncanakan, ini cuman artikel iseng yang saya buat ketika dalam waktu luang, artikel ini tidak berguna dan menambah artikel sampah di internet.

Saya tidak yakin ada yang membacanya sampai sejauh ini, tapi jika kamu membaca tiap kata di artikel sampah ini, saya ucapkan terima kasih.

Btw, kamu bisa membaca novel ini di Qidian International, 4 novel yang saya baca di sana adalah 4 novel yang lumayan populer, yaitu Library of Heavens Path, Release That Witch, Monster Paradise, dan I’m Really Superstar.

Kalau kamu ada waktu luang—dan bisa bahasa inggris—coba baca 4 novel itu. Empat-empatnya isekai! Tapi saya lupa kalau 4 cerita itu isekai!

Postingan populer dari blog ini

[Jangan Liat] 37+ Anime Hentai Terbaik Yang Seharusnya Tidak Kamu Tonton!

41 Anime Harem Ecchi Terbaik Yang Dijamin Mantab! | 2016