Langsung ke konten utama
Loading...

OS-Brain Bab 27: Di bawah danau yang gelap nan dingin

Nui yang masih berusaha keras mengingat kembali wajah ibunya tidak sempat berpikir untuk menghindar. Otaknya sibuk, wajahnya penuh dengan horor dan air mata mulai mengalir dari matanya.

Namun otak Nui terasa memberikan peringatan kalau ada hal berbahaya yang melaju ke arahnya karena itu otot Nui secara otomatis mengencang dan bersiap untuk meloncat.

Otot Nui seperti prajurit yang akan langsung bergerak ketika Nui pikirkan.

Nui yang wajahnya terlihat menyedihkan akhirnya sadar kalau ada peluru yang melesat ke arahnya. Nui mengesampingkan rasa bingung dan takutnya dan menggerakkan tubuhnya untuk menghindari peluru yang ditembakkan kepadanya.

Namun walaupun ototnya sudah menyiapkan diri untuk bekerja, refleks manusia tidak lebih cepat dari peluru.

Peluru tersebut mengenai Nui, terdengar suara ledakan dari telinga kanannya, dan tidak lama diikuti oleh suara dengungan.

Nui masih hidup, namun dia merasa kalau telinganya terbakar. Nui tidak sadar, tapi daun telinga kanannya sudah hancur berkeping-keping. Gendang telinganya pecah dan darah keluar dari telinganya.

Namun sesaat setelah telinga Nui hancur-

Pipi kiri Nui dihantam oleh sesuatu. Otak Nui tidak cukup cepat untuk bertindak, namun matanya berhasil menangkap apa yang menghantam pipinya.

Sepatu!

Yang menghantam Nui adalah sepatu berwarna hitam!

Namun sepatu itu tidak melayang dengan sendirinya, Nui bisa melihat kaki seseorang terhubung dengan sepatu yang menghantam pipinya.

“!”

Dalam beberapa milidetik, mata Nui berhasil menangkap siapa pemilik kaki ini, dan tentu saja-

‘Si bedebah ini!’

Dia si suster gadungan!

Dia bergerak sama cepatnya dengan peluru dan menendang pipi Nui dengan kaki kanannya, dari pose tubuhnya dia bukanlah amatir, tendangannya sangat kuat sampai Nui mendengar suara retak dari tulang pipinya.

Tidak lama kemudian, Nui terpental ke udara karena tendangan dari si suster gadungan.

Nui mendarat dengan punggungnya di tanah yang penuh air dan lumpur, dan seketika 4 buah gigi terlempar dari mulutnya.

Namun si suster gadungan tidak berhenti, sesaat setelah Nui mendarat dia kembali menodongkan pistolnya dan segera menarik pelatuknya.

“DOR!”

Peluru kembali mengarah kepala Nui!

Nui ingin membalas dendam ibunya! Dia ingin menghancurkan kepala si suster gadungan ini dan memberikan isi kepalanya ke ikan yang ada di kolam! Nui juga sudah membulatkan tekad dan berencana menyiksa si suster gadungan sampai mati!

Namun sekarang ... Nui merasa takut!

Nui hampir mati dua kali namun dengan ajaib bisa selamat, namun dua kejadian itu terjadi terlalu tiba-tiba, dua kejadian itu tidak sempat membuat Nui merasa takut.

Namun saat ini, Nui gemetar! Rasa sakit di bagian telinga dan wajahnya juga sangat menyiksa. Membuat hati Nui berdetak semakin kencang dan keringat dingin muncul di dahinya.

Dengan tubuh yang posisinya susah digerakkan, Nui sekuat tenaga berguling ke arah kanan. Namun refleks tubuh Nui kalah cepat.

“AKH!”

Daun telinga kiri Nui hancur!

Suara dengung yang masih bergema di kepalanya bertambah kuat. Namun gendang telinga kiri Nui tidak hancur, setidaknya walaupun sangat samar, Nui masih bisa mendengar suara rintik air hujan.

Si suster gadungan mulai berjalan ke arah Nui sambil mengacungkan pistol di tangannya, tanpa basa-basi lagi, suster gadungan itu menekan pelatuknya.

“Ini peluru terakhirku.”

Peluru tersebut melesat ke arah Nui.

Wajah Nui penuh horor.

“Tidak!”

Nui berteriak dan menyilangkan kedua tangannya di depan wajahnya, berharap kalau kedua tangannya bisa menyelamatkan hidupnya. Peluru tersebut melaju dan menghantam beberapa butir air hujan sebelum akhirnya-

“AKKKH!”

Menghantam tangan yang Nui silangkan, peluru tersebut tepat mengenai punggung tangan kanan Nui, Nui merasa kalau dia dihantam sesuatu yang sangat berat, dan tangan yang Nui gunakan untuk menahan peluru terdorong dan membuat tangannya menghantam hidungnya.

Nui mendengar suara retakan di hidungnya dan rasa sakit yang luar biasa mulai terasa di hidungnya. Peluru tersebut menembus tangan kanannya dan mulai menghantam tangan kirinya, Nui hanya memiliki dua tangan, dan jika peluru ini juga menembus tangan kirinya maka peluru tersebut akan mendarat di wajahnya. Namun beruntungnya peluru tersebut berhenti di tangan kirinya!

Kecepatan peluru tersebut berkurang sesaat setelah menembus tangan kanan Nui, jadi tulang tangan Nui berhasil menghentikannya!

Namun Nui tahu kalau ini bukan waktunya untuk senang!

Karena walaupun kepalanya tidak berlubang, dua tangannya berlubang, dua daun telinganya hancur, gendang telinga kanannya pecah, pipi kiri dan hidungnya retak, dan 4 buah giginya lepas!

Nui datang ke sini berniat untuk balas dendam dan menyiksa si suster gadungan yang ada di depannya. Namun keadaannya terbalik!

‘Dia bilang ini peluru terakhirnya kan?!’

Nui menahan rasa sakit di tubuhnya dan berusaha berdiri, Nui merasakan amarah yang luar biasa, namun semua perasaan itu dikalahkan oleh rasa takut, Nui ingin segera pergi dan kabur dari sini!

‘Gadis ini terlalu berbahaya, bagi aku yang sekarang, mustahil aku bisa membunuhnya!’

Walaupun gadis ini berkata kalau peluru yang tadi adalah peluru terakhirnya, dia tetap berbahaya. Nui tahu kalau gadis ini ahli bela diri, ini dibuktikan dari cara dia menendang Nui. Nui juga tahu kalau gadis ini tidak sesederhana yang dia bayangkan, dia bisa bergerak secepat peluru dan ada juga sesuatu yang terlihat seperti pelindung melindunginya dari kilatan listrik Nui.

Nui sempat berpikir dengan OS-Brain dan rentetan DNA belut listrik (yang mulai dari sini akan disebut sebagai Gen), dia bisa membunuh gadis ini dengan mudah! Namun sepertinya pikiran Nui terlalu optimis.

Pikirannya dikaburkan oleh kebencian dan balas dendam, jadi yang Nui pikirkan hanya mencari dan membunuh suster yang ada di depannya.

Namun sekarang pikirannya cerah. Dia merasa kalau dia ada dalam bahaya!

Rasa benci dan amarahnya tidak menghilang, malahan, rasa benci Nui bertambah, namun pikiran Nui berkata kalau yang perlu dia lakukan sekarang adalah kabur, jadi Nui memutuskan untuk menunggu dan membalas dendam di kesempatan lain!

‘Aku memang pengecut!’

Nui mengutuk dirinya sendiri, dia merasa sangat lemah. Di depannya ada orang yang membunuh ibunya, dia juga membuat Nui lupa dengan nama dan wajah ibunya, namun dia malah berusaha lari darinya.

“Mau kabur?”

Suara si suster gadungan terdengar sangat dekat, dan saat Nui sadar-

“Gakh!”

Sebuah pukulan mendarat di perutnya, darah menyembur dari mulut Nui, dan Nui merasa kalau perutnya terbakar.

‘Sejak kapan?!’

Nui berhasil melirik mata si suster gadungan yang ada di depannya, namun tidak lama kemudian yang dia lihat adalah awan gelap yang tidak henti-hentinya menurunkan air hujan.

Nui kembali terpental di udara.

Namun sebelum dia mendarat di tanah-

“Ukha!”

-Nui kembali merasakan sesuatu mendarat di perutnya, itu adalah sebuah kepalan tangan! Si suster gadungan menghantam perut Nui yang masih melayang di udara! Dari sudut lain, si suster gadungan terlihat seperti ahli karate yang sedang berusaha memecahkan batu bata yang ditumpuk dengan tangan kosongnya!

Darah kembali menyembur dari mulut Nui, dan tidak lama, “Boom!”, punggung Nui menghantam tanah becek di bawahnya dan percikan air melayang seperti sedang menari.

“Gakh!”

Darah kembali menyembur dari mulutnya.

Kali ini darah tersebut melumuri wajah Nui, membuat wajahnya ditutupi oleh darah encer yang tercampur oleh air dan juga lumpur.

Nui merasa kalau seluruh tubuhnya hancur, punggungnya terasa sangat sakit, dan perutnya terasa sangat panas.

Namun sang suster tidak berhenti.

Sesaat setelah Nui menghantam tanah, kakinya melayang ke wajah Nui.

“Boom!”

Nui merasa kalau dagunya pecah! Dia ditendang seperti bola sepak dan melayang beberapa meter sebelum akhirnya terseret dan berhenti di tanah yang becek.

“Hemm,” Sang suster berhenti menyerang Nui secara bertubi-tubi dan berjalan dengan santai ke arah Nui, “Manusia normal harusnya sudah mati, tapi kamu belum mati. Itu artinya ....”

Si suster menaruh tangan di dagunya dan menghentikan kalimat yang sudah setengahnya dia ucapkan. “Apa Fragment-nya sudah aktif?”

Sang suster kemudian berjalan dengan santai dan segera sampai di depan Nui yang kesusahan untuk bernafas. Nui merasa ada sesuatu di dadanya sehingga paru-parunya tidak berfungsi. Bernafas biasanya adalah hal yang bahkan tanpa dipikirkan bisa dilakukan oleh manusia, namun di kondisi Nui sekarang, bernafas terasa susah seperti mengangkat beban 200 kilo hanya dengan satu tangan.

Sang suster mengepalkan tangannya di depan wajah Nui dan tidak lama melepaskan sebuah pukulan yang sangat kencang. Angin yang dihasilkan oleh pukulan tersebut menghantam wajah Nui dengan keras dan hidungnya yang sudah retak mulai hancur. Angin dari pukulan ini saja sudah sangat mematikan, kepala Nui kemungkinan akan hancur seperti semangka yang dihantam oleh palu jika mengenai pukulan ini!

Nui tidak bisa berpikir, dia tidak sempat berpikir karena dalam beberapa milidetik pukulan tersebut akan mengenai wajahnya.

Nui merasa takut luar biasa, tubuhnya gemetar luar biasa, dia menyesal karena datang ke sini tanpa persiapan yang matang, Nui sempat berpikir mungkin dia bisa menang kalau menyelinap lewat bagian belakang pabrik, namun pikirannya itu segera hilang karena walaupun Nui bisa mengendap-ngendap dan menyerang si suster gadungan ini dengan serangan tiba-tiba, dia kemungkinan bisa mengatasinya dan kondisi Nui akan tetap seperti yang sekarang.

Namun hal yang paling dia sesalkan adalah—di saat dia akan mati—dia tidak bisa mengingat senyum ibunya, dia tidak ingat wajah ibunya dan dia tidak ingat nama ibunya.

Nui ingin menangis, namun air mata tidak sempat keluar dari matanya.

“Boom!”

Pukulan tersebut mendarat di wajah Nui, tulang hidung, rahang bagian atas, dan pipi Nui hancur, seperti dugaan, kepala Nui terlihat lebih lembek dari semangka saat dihantam pukulan ini, beberapa milidetik lagi, pukulan tersebut akan menembus tengkorak Nui dan akan mengoyak seluruh organ di kepala Nui, termasuk otak, mata bahkan lidah Nui.

Namun tiba-tiba.

“!”

Si suster menghentikan pukulannya dan meloncat ke belakang, meninggalkan Nui yang wajah dan kepalanya sudah hancur 50%.

“Reno kah?”

Itu perkataan terakhir yang Nui dengar sebelum akhirnya kegelapan kembali memakan kesadaran Nui.

###

##

#

Hal yang manusia paling takutkan adalah ketidaktahuan.

Hal ini mendorong manusia untuk belajar dan mempelajari segala hal yang ada di sekelilingnya.

Namun ada beberapa hal yang manusia tidak akan ketahui sekuat apa pun mencobanya, dan salah satu hal tersebut adalah kematian.

Untuk menjelaskan hal yang tidak diketahui, beberapa orang mulai memakai imajinasi dan percaya dengan imajinasi yang mereka bayangkan.

Setelah mati ada surga dan neraka—kata sebagian kelompok.

Setelah mati kita akan terlahir kembali—kata sebagian kelompok lain.

Setelah mati tidak akan ada yang terjadi—kata sebagian kelompok lainnya.

Mereka yakin dengan pendapat masing-masing dan semua orang harus menghormati keyakinan tersebut.

Terlepas dari siapa yang benar dan siapa yang salah, tidak akan ada yang tahu apa yang ada di balik kematian, karena orang yang mati tidak bisa kembali dan menceritakan apa yang mereka lihat.

Namun, jika Nui ditanya apa yang ada di balik kematian, mungkin dia akan menjawab seperti ini:

“Aku tidak tahu, karena aku belum pernah mati.”

Namun, jika Nui ditanya apa sesuatu yang dia harapkan berada di balik kematian, Nui akan menjawab seperti ini:

“Aku ingin diberi kesempatan lain untuk menyenangkan ibuku.”

Namun Nui tidak bisa mendapatkan kesempatan itu, karena Nui tahu kalau dia tidak mati. Walaupun dia sekarang berada di tempat yang gelap dan dingin, dia tahu kalau dia belumlah mati.

Tempat ini terasa seperti di bawah danau yang gelap dan dingin, semuanya diam seolah waktu berhenti, tidak ada sinar yang menyinari sekeliling Nui, namun Nui tahu kalau ada sesuatu di sekitarnya.

Walaupun dingin dan gelap, tempat ini terasa nyaman. Hening tanpa ada suara yang mengganggu, tanpa ada orang yang berbicara dan tanpa ada tuntutan untuk melakukan sesuatu.

Nui perlahan mulai tertidur di tempat yang gelap nan dingin ini. Namun saat dia menutup matanya, dia merasa kalau sekarang dia sedang bermimpi, dia merasa bermimpi karena tidak tahu apakah ini mimpi atau bukan.

Nui tidak bisa membedakan kenyataan dan mimpi di posisinya yang sekarang.

Nui duduk di sebuah kursi taman yang lumayan panjang, di depannya ada danau yang sangat luas dan di kirinya ada pohon rindang nan hijau.

Danau di depan Nui memantulkan cahaya oranye langit sore, angin berhembus sepoi-sepoi dan beberapa lembar daun berjatuhan di dekat Nui.

Di tempat ini dia tidak sendirian.

Di sampingnya ada seorang gadis yang tidak dia kenal, gadis ini memiliki rambut panjang sebahu dengan jepitan merah muda di bagian kiri kepalanya. Gadis ini terlihat sangat cantik dan terlihat menikmati alam di sekitarnya.

Gadis ini duduk sambil menutup matanya. Atau lebih tepatnya, dia sengaja menutup matanya, karena walaupun dia membuka matanya dia tidak bisa melihat hal yang ada di depannya.

Melihat ini mulut Nui mulai melontarkan kalimat-kalimat indah yang menggambarkan suasana yang ada di sekitarnya, Nui bagaikan seorang narator yang menjelaskan segala hal yang dia lihat pada pada gadis yang ada di sampingnya.

“Tempat ini indah,” gumam sang gadis. “Kamu benar-benar berbakat menggambarkan sesuatu, harusnya kamu jadi seorang penulis novel. Aku yakin kamu akan berhasil.” Kata sang gadis sambil mengalihkan wajahnya ke arah Nui.

Mulut Nui kembali terbuka, dan beberapa kalimat terbang dari mulutnya. Mendengar ini gadis tersebut tersenyum dan berkata: “Terima kasih.”

Nui tidak tahu apa yang dia ucapkan, dia dari tadi juga tidak mendengar apa kalimat yang keluar dari mulutnya, satu-satunya hal yang dia dengar adalah suara desiran angin dan suara gadis yang ada di sampingnya.

Siapa gadis yang ada di sampingnya? Nui tidak tahu, namun Nui merasa mengenalnya.

“Jika di kehidupan selanjutnya posisi kita terbalik, aku akan melakukan hal yang sama seperti yang kamu lakukan sekarang. Ta-tapi jangan salah paham, aku tidak ingin di kehidupan selanjutnya kamu tidak bisa melihat! Bukan itu maksudku, a-aku hanya ingin membalas kebaikanmu.”

Gadis tersebut tersenyum dengan wajah yang terlihat malu, Nui tahu kalau gadis ini tidak pandai mengekspresikan perasaannya lewat kata-kata, karena itu dia hanya tersenyum mendengar perkataan gadis yang duduk di sampingnya.

“Jika reinkarnasi itu benar-benar ada, aku ingin kembali bertemu denganmu.”

Reinkarnasi.

Nui memikirkan makna di balik kata tersebut.

Taman dan danau yang baru saja Nui nikmati menghilang.

Nui kembali ke dasar danau yang dingin dan gelap dan berpikir apa ibunya yang sudah meninggal pergi ke surga atau terlahir kembali menjadi orang lain. Nui berharap ibunya sampai di surga namun jika memang dia terlahir kembali, Nui berharap bisa kembali menjadi anaknya.

Nui kembali tertidur dan bangun di tempat lain.

Kali ini yang dia lihat adalah atap yang sudah dia kenal.

Ini adalah rumah sakit.

“Kamu akhirnya sadar.” Seseorang bicara dengan suara yang kecil, sampai pada titik jika ada suara bola memantul di sini maka suara orang tersebut tidak akan terdengar. Nui mencari sumber suara tersebut dan melihat seorang pria yang agak gemuk dan wajah yang ramah.

‘Pak Reno?’

Nui berusaha bicara, namun suara tidak keluar dari mulutnya, beberapa detik kemudian dia baru sadar kalau wajahnya dibalut oleh perban yang sangat tebal.

BAB SELANJUTNYA.

Postingan populer dari blog ini

[Jangan Liat] 37+ Anime Hentai Terbaik Yang Seharusnya Tidak Kamu Tonton!

Kamu pikir sebejad apa saya sampai berani-berainya bikin daftar anime hentai terbaik ?

Jawabannya, tidak sebejad itu ^_^

Saya bukanlah orang (yang terlalu) mesum yang suka dengan anime hentai, saya hanya orang biasa yang berbagi informasi kepada orang-orang seperjuangan yang sedang mencari anime-anime harta karun

Informasi ini sebenarnya terlalu berharga untuk di sebarkan ke khalayak umum, tapi karena beberapa  desakan  maka saya berusaha untuk memenuhi keingin  publik dengan membuat artikel  ini

Untuk artikel kali ini, saya tidak akan membagikan cover atau gambar tentang anime yang bersangkutan, karena yahh … kalau saya pakai gambar yang “begitu” maka kemungkinan besar blog saya akan kena sanksi

Jadi maaf …

Sebelum saya mulai, saya ingin memberikan beberapa peringatan

Jika kamu adalah anak di bawah umur tolong segera pergi dari artikel iniJangan berpikir buruk terhadap saya karena membuat artikel terkutuk  ini (serius … jangan)Dan jika kamu kebetulan kenal dengan saya di dunia nyata,…

41 Anime Harem Ecchi Terbaik Yang Dijamin Mantab! | 2016

Saya yakin banyak penggemar anime di dunia ini yang suka dengan anime bergenre harem.
Benar kan ??
Kamu juga suka dengan anime harem kan ?
Saya yakin begitu, karena harem adalah mimpi dan impian para laki-laki (jones) yang suka terhadap anime.
Menjadi soerang laki-laki yang selalu dikelilingi wanita cantik adalah impian setiap lelaki… Tapi karena hal ini 95 persen tidak terjadi di dunia nyata maka satu-satunya cara untuk melampiaskan impian itu adalah dengan menonton anime bergenre harem.
Dan berikut ini saya rangkum beberapa anime harem yang kemungkinan akan kamu suka.
Tapi tentu saja daftar atau list ini belum sempurna karena saya belum menonton semua anime harem yang pernah tayang.. Jadi kalau kamu tahu anime genre harem yang bagus dan belum masuk dalam list atau daftar ini tolong beri tahu saya.
#1. Saenai Heroine no Sodetakata
Anime yang pertama saya bahas dalam list kali ini adalah Saekano, anime ini merupakan salah satu harem romance yang seru untuk di tonton.

Tentu saja ada a…

TOP 82 Anime Romance Terbaik Yang Akan Mengubah Hidup Kamu!

Kamu sedang mencari anime terbaik yang memiliki genre romance ? jika benar maka kamu masuk ke tempat yang tepat. Percaya sama saya, anime yang saya sarankan di bawah ini pasti menambah arti dalam hidup kamu


Artikel yang saya buat ini adalah daftar anime romance terbaik yang saya rekomendasikan untuk kamu tonton.

23 Daftar Anime School Terbaik Ini Harus Kamu Tonton Sekarang Agar Tidak Menyesal!

Dalam anime terdapat berbagai macam genre, ada anime action yang super keren, ada anime romance yang super mengaharukan, anime romance yang menakjubkan, anime comedy yang bikin ngakak dan masih banyak lagi. 
Salah satu genre lain yang cukup di sukai banyak penggemar anime di indonesia adalah anime yang bergenre school.

Baca Juga : Salah Satu Anime Paling Keren Di Tahun 2015
Anime bergenre school ini cukup populer di kalangan penggemar anime Jepang di Indonesia, karena kebanyakan peggemar anime di Indonesia merupakan pelajar atau mahasiswa, sehingga membuat anime bergenre school khususnya romance-school sangat di gemari.
Dikarenakan animo penggemar anime di Indonesia terhadap genre school ini semakin hari semakin bagus, kali ini saya ingin membantu para penggemar anime yang sedang mencari rekomendasi anime yang ber-genre school.

Dan dengan bahagia, saya telah menyususun daftar anime yang harus kamu tonton kalau memang kamu sedang mencari anime bergenre school.

Baca Juga : 20 Anime Sport…

20 Anime Sport Terbaik, Ter-epic, Terseru Yang Harus Kamu Tonton!

Saya sangat suka dengan anime sport.

Anime sport biasanya adalah anime jepang super seru yang mengajarkan kita untuk bekerja keras dan solidaritas antar tim.

Anime-anime genre sport biasanya menginspirasi.

Sebagai contoh, setelah saya nonton Kuroko no Basuke saya merasa pengen coba maen basket, atau setelah nonton Haikyuu! Saya pengen nyoba maen voli

(well … walaupun engga saya lakukan sihhh ^_^)

Selain memang karena ceritanya seru, biasanya anime sport juga selalu memiliki unsur komedi, jadi anime sport sama sekali engga bikin bosan.

Saya harap … setelah ini kamu mau menonton anime yang bergenre sport dan semoga setelah menonton salah satu dari anime ini, kamu mulai mau “menggerakan badan” setelah sekian lama hanya menonton anime di kamar saja.

Dan berikut ini adalah beberapa anime sport yang saya susun yang mudah-mudahan bisa menginspirasi kamu.

#1. Kuroko No Basuke
Season 3 dari anime  ini baru selesai beberapa musim yang lalu dan saya yakin tidak akan ada orang yang protes kalau …